Logo
>

Ketum Akbar: Siapa Pun Penggantinya, HIPMI Tetap Solid Dukung Pemerintah

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat kolaborasi antara BPP HIPMI, BPD HIPMI se-Indonesia, pemerintah, kalangan usaha, serta berbagai elemen ekonomi nasional.

Ditulis oleh Pramirvan Datu
Ketum Akbar: Siapa Pun Penggantinya, HIPMI Tetap Solid Dukung Pemerintah
Ketum Akbar: Siapa Pun Penggantinya, HIPMI Tetap Solid Dukung Pemerintah

KABARBURSA.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2026 yang digelar pada 10–11 Juni 2026 di Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Kehadiran kepala negara menjadi sorotan utama dalam forum akbar yang mempertemukan ribuan pelaku usaha muda dari berbagai penjuru Tanah Air.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Mengangkat tema “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional”, Munas XVIII HIPMI menjadi manifestasi tekad organisasi dalam memperkuat posisi generasi wirausaha muda sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi nasional. Tema tersebut sekaligus menegaskan peran HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun perekonomian yang semakin mandiri, produktif, dan kompetitif di tengah dinamika global.

Lebih dari 2.000 peserta hadir dalam kegiatan ini. Mereka terdiri atas pengurus dan anggota HIPMI dari seluruh Indonesia, para menteri, pimpinan lembaga legislatif, kepala daerah, senior HIPMI, hingga berbagai pemangku kepentingan dari sektor usaha nasional.

Tak sekadar menjadi forum konsolidasi organisasi, Munas XVIII HIPMI juga memegang peran penting sebagai arena pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026–2029. Selain itu, forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat kolaborasi antara BPP HIPMI, BPD HIPMI se-Indonesia, pemerintah, kalangan usaha, serta berbagai elemen ekonomi nasional. Sinergi lintas sektor dipandang sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengusaha muda memiliki posisi sentral dalam memperkuat struktur ekonomi Indonesia. Menurutnya, bangsa ini membutuhkan generasi pelaku usaha yang berani mengambil risiko, produktif, inovatif, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Pengusaha muda merupakan salah satu kekuatan utama dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia. Kita membutuhkan generasi yang berani mengambil risiko, mendirikan usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta turut memperkuat kemandirian nasional. Pemerintah akan terus menghadirkan ekosistem yang memungkinkan pengusaha Indonesia berkembang dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Presiden Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi kewirausahaan seperti HIPMI merupakan faktor krusial untuk memperluas peluang usaha, memperkuat arus investasi, sekaligus mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke berbagai daerah.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia yang juga dikenal sebagai salah satu senior HIPMI menyampaikan bahwa organisasi tersebut memiliki rekam jejak panjang sebagai kawah candradimuka lahirnya banyak pengusaha nasional.

Menurut Bahlil, Munas XVIII HIPMI harus menjadi ruang strategis untuk konsolidasi pemikiran, regenerasi kepemimpinan, serta penguatan kontribusi pengusaha muda terhadap agenda pembangunan ekonomi nasional.

“HIPMI harus terus melahirkan pengusaha muda yang tidak hanya unggul dalam bisnis, tetapi juga memiliki keberpihakan terhadap kepentingan ekonomi nasional. Tantangan ke depan semakin multidimensional. Karena itu, generasi muda harus masuk ke sektor-sektor strategis, memperkuat hilirisasi, membangun industri, dan menjadi bagian penting dari mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Bahlil.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo dalam pembukaan Munas XVIII. Ia menilai kehadiran Presiden merupakan bentuk dukungan nyata negara terhadap eksistensi HIPMI sebagai wadah strategis para pengusaha muda Indonesia.

“Atas nama keluarga besar BPP HIPMI, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas kehadiran serta arahan yang diberikan kepada seluruh kader HIPMI. Munas XVIII menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga persatuan, sekaligus memperingati semangat kewirausahaan nasional,” ujar Akbar.

Akbar juga menegaskan bahwa berakhirnya masa kepemimpinannya tidak akan mengubah arah perjuangan organisasi. Ia memastikan HIPMI tetap berada dalam koridor yang sama untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

“Meski nantinya saya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum BPP HIPMI, saya memastikan HIPMI akan tetap solid dan konsisten mendukung agenda prioritas pemerintah. Siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum berikutnya, semangat perjuangannya harus tetap sama, yakni memperkuat peran pengusaha muda sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi nasional,” tuturnya.

Ketua Organizing Committee Munas XVIII HIPMI, Arief Satria Kurniagung, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar berlangsung tertib, produktif, dan memberikan manfaat konkret bagi peserta.

“Kami ingin Munas XVIII HIPMI menjadi forum yang unggul dari sisi penyelenggaraan, kuat secara substansi, dan memberikan nilai tambah nyata bagi seluruh peserta. Selain sidang pleno dan pemilihan Ketua Umum, kegiatan ini juga menghadirkan business matching, forum ekonomi, serta konsolidasi besar pengusaha muda dari seluruh Indonesia,” kata Arief.

Di sisi lain, Ketua Steering Committee Munas XVIII HIPMI, Tri Febrianto Damu, menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan Munas diselenggarakan dengan semangat demokrasi, transparansi, dan kepatuhan terhadap aturan organisasi.

“Munas merupakan forum tertinggi dalam organisasi. Oleh karena itu, seluruh tahapan harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, menjunjung tinggi nilai demokrasi, serta tetap menjaga persaudaraan antarkader HIPMI. Siapa pun yang nantinya memperoleh amanah kepemimpinan, yang terpenting adalah HIPMI tetap solid, produktif, dan semakin berkontribusi bagi bangsa,” ujar Tri.

Pada pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029, terdapat empat kandidat yang bersaing memperebutkan posisi tertinggi organisasi. Mereka adalah Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afifuddin Kalla, dan Anthony Leong. Keempatnya telah mengikuti debat terakhir pada 3 Juni 2026 dan kini memasuki tahap penentuan dalam forum Munas XVIII.

BPP HIPMI menegaskan bahwa Munas XVIII bukan semata-mata agenda pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah gerak pengusaha muda Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi nasional yang terus berkembang.

HIPMI meneguhkan komitmennya untuk memperluas kontribusi pengusaha muda sebagai penggerak ekonomi daerah, pencipta lapangan kerja, mitra pembangunan nasional, sekaligus bagian penting dari kekuatan besar yang membawa Indonesia menuju kemandirian ekonomi dan daya saing global yang semakin tangguh.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Pramirvan Datu

Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.