Logo
>

RUPST Antam (ANTM): Tebar Dividen hingga Rombak Direksi dan Komisaris

RUPST 2025 menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70 persen dari laba bersih Tahun Buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
RUPST Antam (ANTM): Tebar Dividen hingga Rombak Direksi dan Komisaris
Penampakan Gedung Antam dari kejauhan (Foto: Dok. Antam.com)

KABARBURSA.COM – PT Antam (Persero) Tbk (ANTM) akan membagikan dividen setelah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 10 Juni 2026.

RUPST 2025 menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70 persen dari laba bersih Tahun Buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Sementara itu, sebesar Rp 2,16 triliun atau 30 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan berbagai proyek strategis Perseroan ke depan.

Keputusan pembagian dividen tersebut didukung oleh kinerja operasional dan keuangan Antam yang mencatatkan kinerja positif di tahun lalu. Pada 2025, Antam membukukan pendapatan sebesar Rp84,64 triliun, meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun, tumbuh signifikan 106 persen dibandingkan capaian tahun 2024.

Pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang ditandai oleh volatilitas harga komoditas, dan ketidakpastian makroekonomi . Kinerja positif Perseroan didukung oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis yang terarah untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Perseroan. Ia mengklaim di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, pihaknya berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan.

"Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTAM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.

Untung menambahkan bahwa Antam akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi korporasi guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan daya saing jangka panjang.

Tugas Khusus

Dalam RUPST 2025, pemegang saham juga menyetujui rencana Antam untuk menerima penugasan khusus dari Pemerintah dalam rangka percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Penugasan tersebut mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, yang meliputi kegiatan pertambangan, pembangunan pabrik RKEF/RKSBF, fasilitas HPAL, refinery, prekursor, katoda, battery cell , hingga fasilitas battery recycling.

Pengembangan ekosistem ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional, memperluas sumber pendapatan Perseroan, memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Adapun, penugasan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama ANTAM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited, konsorsium yang terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk., sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

Untung mengatakan sejalan dengan agenda pembangunan nasional , Antam akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral.

"Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTAM tidak hanya meningkatkan nilai tambah , tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” tambah Untung.

Rombak Direksi dan Komisaris

RUPST 2025 juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Pemegang saham mengukuhkan pemberhentian Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris terhitung sejak tanggal 19 Desember 2025, serta I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha sejak ditutupnya RUPS ini.

Selain itu, RUPST 2025 memberhentika  Arianto Sabtonugroho Rudjito sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen
Risiko.

Pada RUPST 2025, pemegang saham menyetujui pengangkatan Komisaris yakni Aryanto Wibowo, I Dewa Wirantaya sebagai
Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir serta Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajeman Risiko.

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi Antam:

Susunan Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Irwandy Arif
Komisaris: Elen Setiadi
Komisaris Independen: Ridwan
Komisaris: Rudy Sufahriadi
Komisaris: Aryanto Wibowo
Komisaris Independen:Pius Lustrilanang

Susunan Direksi

Direktur Utama: Untung Budiharto
Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir: I Dewa Bagus Sugata Wirantaya
Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral: Hartono
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: Arini Kasmira
Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi
Korporasi: Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri
Direktur Strategi Korporasi,Pengembangan Usaha, dan Komersial: Handi Sutanto
 

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.