Logo
>

Prodia Diagnostic Line (PRDL) Siap IPO, Tawarkan 522,9 Juta Saham di Harga Rp100-Rp120

Emiten alat kesehatan Prodia Diagnostic Line memulai bookbuilding IPO pada 18-23 Juni 2026 dengan target ekspansi bisnis dan penguatan pasar diagnostik medis.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
Prodia Diagnostic Line (PRDL) Siap IPO, Tawarkan 522,9 Juta Saham di Harga Rp100-Rp120
PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) memulai IPO dengan menawarkan 522,9 juta saham baru pada kisaran harga Rp100-Rp120 per saham. Simak jadwal lengkapnya. Foto: Dok. PRDL.

KABARBURSA.COM – PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), perusahaan sektor kesehatan (healthcare) yang bergerak di bidang alat kesehatan dan perangkat diagnostik medis, resmi memulai proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Berdasarkan prospektus awal perseroan, masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 18 Juni hingga 23 Juni 2026. Dalam periode tersebut, saham PRDL ditawarkan pada kisaran harga Rp100 hingga Rp120 per lembar.

Melalui aksi korporasi ini, perseroan menawarkan sebanyak 522,9 juta saham baru atau setara 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Prodia Diagnostic Line merupakan perusahaan yang telah beroperasi sejak 2010 dan menjalankan kegiatan usaha utama di bidang manufaktur serta distribusi alat kesehatan untuk kebutuhan diagnosis medis. Perseroan juga bergerak dalam industri alat ukur dan alat uji elektronik, perdagangan alat laboratorium dan alat kesehatan, serta jasa pengujian dan kalibrasi alat kesehatan.

Selain itu, perusahaan menjalankan sejumlah kegiatan pendukung, antara lain laboratorium kalibrasi, jasa pemeliharaan alat, serta pembuatan instrumen analitis, timbangan, neraca, dan inkubator laboratorium.

Produk yang dihasilkan perseroan terbagi ke dalam empat kategori utama, yakni kimia klinik, hematologi, imunologi, dan biomolekular, dengan sekitar 1.083 stock keeping unit (SKU) aktif.

Hingga saat ini, Prodia Diagnostic Line telah menjangkau 370 dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia yang tersebar di 38 provinsi. Perseroan melayani sekitar 7.611 pengguna akhir yang berasal dari sektor pemerintah maupun swasta.

Kantor operasional perseroan berlokasi di Kawasan Industri Jababeka III, Jalan Tekno Boulevard Blok A3 Unit 3A-5-6, Cikarang, Jawa Barat.

Dalam proses IPO ini, AZ-Sucor Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi efek sekaligus partisipan administrasi.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".