Logo
>

ARCI Punya Sinyal Teknikal Positif, Potensi Tembus 1.780

BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, harga ARCI membentuk pola cup & handle dan mulai keluar dari fase konsolidasi

Ditulis oleh Hutama Prayoga
ARCI Punya Sinyal Teknikal Positif, Potensi Tembus 1.780
Ilustrasi emas . (Foto: Dok Archi Indonesia)

KABARBURSA.COM - Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dinilai tengah menunjukkan sinyal teknikal positif. Hal ini terjadi setelah berhasil menembus area neckline 1.645 dan kini bergerak ke 1.690.

BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, harga ARCI membentuk pola cup & handle dan mulai keluar dari fase konsolidasi.

"Membuka peluang kenaikan lanjutan jika mampu bertahan di atas area breakout," tulis BRI Danareksa dalam risetnya, Senin, 27 April 2026.

BRI Danareksa menyebut indikator pendukung dari kenaikan saham ARCI ini ialah MACD bullish crossover dengan histogram positif yang terus menguat.

Kendati demikian, terdapat risiko yang harus diperhatikan. BRI Danareksa menyampaikan, Apabila harga kembali turun di bawah 1.620, maka berpotensi melemahkan struktur bullish yang terbentuk.

Adapun supoort terdekat ARCI menurut BRI Danareksa berada di kisaran 1.620 – 1.645. Sementara area resistance terdekat ialah level 1.780

"Target Lanjut 1.890 (tutup gap)," tulis BRI Danareksa.

Pendapatan dan Laba Bersih Archi Indonesia (ARCI) Melonjak Sepanjang 2025

ARCI mencatat lonjakan kinerja sepanjang tahun buku 2025. Emiten pertambangan emas ini meraup pendapatan sebesar USD496,23 juta, meningkat signifikan dibanding 2024 yang senilai USD287,62 juta.

Sementara, laba bersih Archi pada 2025 sebesar  USD101,82 juta. Angka ini meningkat drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya yakni USD10,45 juta.

Pendapatan Archi tersebut mayoritas berasal dari penjualan emas dengan total USD496,23 juta, meningkat sekitar 72,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi profitabilitas, Archi membukukan laba bruto sebesar USD210,04 juta, naik dari USD60,52 juta pada 2024. Laba usaha meningkat menjadi USD203,95 juta dibandingkan USD56,60 juta pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Archi hingga akhir 2025 mencapai USD1,03 miliar. Angka ini meningkat dari USD865,40 juta pada 2024. Kenaikan aset terutama berasal dari peningkatan properti pertambangan, aset tetap, serta kas dan setara kas.

Adapun total liabilitas mengalami kenaikan yakni USD663,84 juta, atau meningkat dibanding periode tahun sebelumnya yang senilai USD592,44 juta.

Pada arus kas, Archi membukukan kas bersih dari aktivitas operasi senilai SD52,42 juta. Aktivitas investasi mencatat arus kas keluar USD105,19 juta. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.