Logo
>

Di Balik Dividen Rp170, MPMX BISA Kasih Sinyal Baik

MPMX membagikan dividen Rp170 per saham sekaligus meluncurkan program CSR MPM BISA. Di sisi lain, struktur orderbook menunjukkan tarik-menarik yang menarik di level Rp925.

Ditulis oleh Yunila Wati
Di Balik Dividen Rp170, MPMX BISA Kasih Sinyal Baik
MPM BISA merupakan sebuah pengembangan dari Life Skill Training Center (LSTC) yang selama ini menjadi program pemberdayaan ekonomi perusahaan.. (Foto: dok MPMX)

KABARBURSA.COM - Tidak semua emiten memilih berbicara lewat angka. Ada yang menyampaikan pesan kepada pasar melalui aksi korporasi, lalu menguatkannya dengan langkah sosial yang memberi dampak nyata. 

Di Tengah rencana pembagian dividen tunai sebesar Rp170 per saham, yang dijadwalkan dibayar pada 25 Juni 2026, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memperkenalkan program MPM BISA.

MPM BISA atau Bisnis Inklusif Siap Aksi merupakan sebuah pengembangan dari Life Skill Training Center (LSTC) yang selama ini menjadi program pemberdayaan ekonomi perusahaan. Namun, kali ini fokusnya diarahkan kepada penyandang disabilitas agar memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan bisnis, literasi keuangan, keamanan digital, hingga pendampingan usaha.

Program tersebut menggandeng Mien R. Uno Foundation dan melibatkan 30 pelaku UMKM penyandang disabilitas dari komunitas teman netra maupun teman daksa. 

Tidak berhenti pada pelatihan, MPMX juga menyiapkan pendampingan selama tiga bulan serta hibah modal usaha bagi tiga peserta terbaik sebagai bagian dari upaya menciptakan kemandirian ekonomi yang lebih inklusif.

Langkah ini menunjukkan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari laba dan dividen, tetapi juga dari dampak sosial yang mampu diciptakan. Bagi investor jangka panjang, aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi pertimbangan penting dalam menilai kualitas sebuah emiten.

Berbicara soal dividen yang sudah memasuki masa cum date dividen pada 8 Juni 2026, besarannya mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengembalikan nilai kepada pemegang saham di tengah kondisi pasar yang masih penuh dinamika.

Akumulasi Kuat Meski Harga Turun

Di sisi pergerakan harga, saham MPMX berada di level Rp925, turun tipis sekitar 0,54 persen. Harga sempat dibuka di Rp930, bergerak naik hingga Rp945, tetapi juga sempat menyentuh level terendah Rp915 sebelum kembali stabil di Rp925.

Tekanan jual memang masih ada, tetapi belum cukup kuat untuk membawa harga turun lebih dalam. Hal ini ditunjukkan dalam struktur orderbook yang menarik.

Pada sisi bid, antrean terbesar berada di harga Rp915 sebanyak 17.427 lot, disusul Rp910 sebanyak 16.837 lot dan Rp920 sebanyak 10.865 lot. Besarnya volume pembelian di area Rp910-Rp920 menunjukkan bahwa terdapat minat akumulasi yang cukup kuat pada zona tersebut. 

Investor tampaknya menganggap area ini sebagai level harga yang menarik untuk mulai masuk.

Sementara itu, pada sisi offer, tekanan jual terbesar berada di level Rp945 sebanyak 11.645 lot dan Rp940 sebanyak 9.354 lot. Inilah mengapa setiap kali harga mencoba naik, pasar langsung melakukan aksi profit taking.

Jika dibandingkan secara keseluruhan, total antrean bid mencapai sekitar 81.680 lot, sedikit lebih besar dibandingkan antrean offer yang berada di kisaran 78.963 lot. Selisih ini memang tidak terlalu jauh, tetapi cukup menggambarkan bahwa kekuatan pembeli masih mampu mengimbangi tekanan jual yang muncul.

Dari sisi teknikal jangka pendek, area Rp915 hingga Rp920 kini menjadi level support yang cukup penting. Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang untuk kembali menguji area Rp940 hingga Rp945 masih terbuka. 

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan support ditembus, pergerakan dapat kembali mencari keseimbangan di area yang lebih rendah.

Bagi investor yang berorientasi pada dividen, penurunan tipis hari ini kemungkinan belum menjadi perhatian utama. Yield yang ditawarkan masih menjadi daya tarik tersendiri, apalagi perusahaan tetap menunjukkan komitmen terhadap pengembangan bisnis sekaligus keberlanjutan sosial melalui program MPM BISA.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79