KABARBURSA.COM – Sejumlah saham mencatatkan pembelian bersih oleh investor asing (net foreign buy) hingga sesi I perdagangan Rabu, 29 April 2026.
Merujuk pada data yang dihimpun Kabarbursa.com menunjukkan bahwa aliran dana asing masih mencatatkan tekanan jual secara agregat, namun sejumlah saham justru menjadi target akumulasi.
Total volume beli asing tercatat sebesar 4,56 miliar saham, sementara volume jual mencapai 4,90 miliar saham. Dengan demikian, terjadi net sell sebesar 335,73 juta saham pada sesi I perdagangan hari ini.
Di tengah kondisi tersebut, GOTO menjadi saham dengan pembelian bersih asing terbesar. Volume beli mencapai 2,25 miliar saham, sedangkan volume jual 2,03 miliar saham, sehingga mencatatkan net buy sebesar 222,05 juta saham.
Posisi berikutnya ditempati COAL dengan net buy 42,76 juta saham. Volume beli tercatat 49,81 juta saham dan volume jual 7,05 juta saham. MIDI dan MDIA juga masuk dalam daftar dengan masing-masing net buy sebesar 19,38 juta saham dan 19,23 juta saham.
Saham lain yang turut mencatatkan pembelian bersih asing antara lain MEDC dengan 14,31 juta saham dan BKSL sebesar 13,48 juta saham. Selain itu, BCAP mencatat net buy 12,4 juta saham, diikuti FORE sebesar 10,94 juta saham dan APLN sebesar 10,79 juta saham.
TAPG melengkapi daftar dengan net buy sebesar 8,91 juta saham. Data ini menunjukkan adanya konsentrasi pembelian pada sejumlah saham tertentu di tengah tekanan jual secara keseluruhan di pasar.
Top Net Foreign Sell Masih Dominan
Di sisi lain, sejumlah saham mencatatkan penjualan bersih asing dalam jumlah besar. BUMI menjadi saham dengan net sell terbesar, mencapai 94,99 juta saham dari volume jual 327,84 juta saham dan volume beli 232,85 juta saham.
BNBR berada di posisi berikutnya dengan net sell sebesar 73,4 juta saham. PADI mencatat net sell 66,91 juta saham, disusul PPRE sebesar 57,16 juta saham.
Saham perbankan juga masuk dalam daftar penjualan bersih asing. BMRI mencatat net sell sebesar 47,49 juta saham, sementara BBCA sebesar 24,98 juta saham.
Selain itu, BIPI mencatat net sell 43,96 juta saham, LAPD sebesar 37,14 juta saham, serta KOTA sebesar 34,77 juta saham. DEWA juga masuk dalam daftar dengan net sell sebesar 24,02 juta saham.(*)