Logo
>

Hermina (HEAL) Bagikan Dividen Rp207,44 Miliar, Segini Nilai per Sahamnya

Pembagian dividen HEAL mencapai Rp207 miliar di tengah kinerja kuartalan yang bergerak naik turun sepanjang 2025.

Ditulis oleh Yunila Wati
Hermina (HEAL) Bagikan Dividen Rp207,44 Miliar, Segini Nilai per Sahamnya
Medikaloka Hermina berencana membagikan dividen yang berasal dari tahun buku 2025. Adapun dividen akan dibagikan pada 22 Mei 2026. (Foto: dok HEAL)

KABARBURSA.COM – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp207,44 miliar untuk tahun buku 2025. Keputusan ini sudah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 23 April 2026. Adapun nilai dividennya sebesar Rp13,5 per saham.

Dalam keterbukaan informasi, Selasa, 28 April 2026, manajemen menyampaikan bahwa dividen akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 6 Mei 2026 pukul 14.15 WIB. Adapun jadwal distribusi dimulai dari cum dividen pada 4 Mei 2026 hingga pembayaran yang dijadwalkan pada 22 Mei 2026.

Adapun besaran dividen yang akan dibagikan nantinya berasal dari laba bersih HEAL sepanjang 2025 yang mencapai Rp429,54 miliar. Dengan total dividen Rp207,44 miliar, porsi pembagian laba berada di kisaran hampir separuh dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Di sisi neraca, HEAL mencatatkan posisi keuangan yang relatif besar. Total ekuitasnya mencapai Rp7,20 triliun, sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya berada di level Rp3,13 triliun. Dengan begitu ada ruang yang cukup luas untuk kebijakan dividen.

Pergerakan Laba Fluktuatif

Jika ditarik ke kinerja kuartalan, pola pergerakan laba di sepanjang 2025 terlihat fluktuatif. Pada kuartal I-2025, misalnya, laba bersih tercatat Rp161 miliar. Namun di kuartal berikutnya turun ke Rp124. Dan, naik kembali di kuartal III ke Rp167 miliar di kuartal III dan turun ke Rp98 miliar pada kuartal IV.

Pergerakan tersebut berjalan seiring dengan dinamika pendapatan. Dalam catatan keuangannya, pada kuartal IV-2025 pendapatan HEAL sebesar Rp1,846 triliun, sedikit di bawah kuartal III sebesar Rp1,899 triliun. Namun, angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan kuartal I dan II yang berada di kisaran Rp1,692 triliun hingga Rp1,696 triliun.

Dari sisi profitabilitas, laba usaha pada kuartal IV-2025 tercatat sebesar Rp216 miliar, turun dari Rp277 miliar pada kuartal sebelumnya. Laba sebelum pajak juga berada di level Rp164 miliar, dibandingkan Rp224 miliar pada kuartal III, menunjukkan adanya tekanan pada sisi operasional menjelang akhir tahun.

Sementara itu, indikator rasio menunjukkan pergerakan yang beragam. Return on equity (ROE) pada kuartal IV-2025 berada di level 1,30 persen, lebih rendah dibandingkan 2,34 persen pada kuartal III. Return on assets (ROA) juga turun ke 0,62 persen dari sebelumnya 1,11 persen.

Di sisi lain, kemampuan perusahaan dalam menutup beban bunga tercermin dari interest coverage ratio sebesar 3,73 kali pada kuartal IV-2025. Angka ini masih berada di bawah posisi kuartal III yang mencapai 4,89 kali, namun tetap menunjukkan kemampuan pembayaran kewajiban yang berjalan.

Dengan struktur tersebut, pembagian dividen dilakukan di tengah kondisi kinerja yang bergerak fluktuatif sepanjang tahun. Laba tetap terjaga di level ratusan miliar rupiah per kuartal, sementara posisi ekuitas dan saldo laba memberikan dasar bagi distribusi kepada pemegang saham.

Selain itu, kebijakan perpajakan juga menjadi bagian dari mekanisme distribusi dividen. Untuk wajib pajak orang pribadi dalam negeri, dividen tidak dikenakan pajak selama diinvestasikan kembali di dalam negeri, sementara bagi pemegang saham luar negeri, tarif pajak mengikuti ketentuan perjanjian penghindaran pajak berganda.

Dengan jadwal distribusi yang telah ditetapkan serta kondisi keuangan yang tercatat sepanjang 2025, pergerakan saham HEAL akan berjalan seiring dengan pelaksanaan aksi korporasi ini. Aktivitas pasar selanjutnya akan mencerminkan respons terhadap pembagian dividen serta dinamika kinerja perusahaan yang tercatat dalam laporan keuangan.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79