Logo
>

DAAZ Tambah Modal Batu Bara hingga Tebar Dividen Rp77,88 Miliar

Emiten batu bara ini membagikan Rp39 per saham dan menaikkan fasilitas pinjaman kepada pemegang saham pengendali.

Ditulis oleh Harun Rasyid
DAAZ Tambah Modal Batu Bara hingga Tebar Dividen Rp77,88 Miliar
T Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) tebar dividen Rp77,9 Miliar, afiliasi dapat Rp80,2 miliar. Foto: dok. DAAZ

KABARBURSA.COM – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) melakukan dua aksi korporasi penting selama bulan Juni 2026. Emiten yang bergerak di sektor batu bara ini memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp77,88 miliar kepada pemegang saham. 

Melansir dari keterbukaan informasi publik, Jumat, 12 Juni 2026, DAAZ akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp77,883 miliar atau setara Rp39 per saham.

Chief of Investor Relations PT Daaz Bara Lestari Tbk, Yulianti, menyatakan, pembagian dividen merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 09 Juni 2026," tulis keterangan perusahaan yang dikutip, Jumat, 12 Juni 2026.

Berdasarkan data keuangan perseroan, DAAZ membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk pada 2025 mencapai Rp263,73 miliar. Dengan total dividen Rp77,88 miliar, maka sekitar 29,5 persen laba bersih tahun lalu dialokasikan untuk dibagikan kepada pemegang saham.

Sementara itu, saldo laba ditahan yang belum dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp185,85 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp2,17 triliun.

Bagi investor yang ingin memperoleh dividen, tanggal cum dividen DAAZ di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 18 Juni 2026. Sementara pembayaran dividen, dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026.

Tambah Pinjaman Rp13,2 Miliar

Selain pembagian dividen, DAAZ juga mengumumkan transaksi afiliasi berupa tambahan fasilitas pinjaman kepada PT Bara Makmur Dwitama yang merupakan pemegang saham pengendali.

Nilai tambahan pinjamannya mencapai Rp13,2 miliar, sehingga total fasilitas yang diberikan meningkat dari Rp67 miliar menjadi Rp80,2 miliar. Dana tersebut dipergunakan untuk kebutuhan modal kerja pembelian batu bara.

Dalam keterbukaan informasi, DAAZ menjelaskan sumber pendanaan pinjaman berasal dari hasil penerbitan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025.

Penggunaan dana tersebut disebut telah sesuai dengan rencana penggunaan dana obligasi yang sebelumnya disampaikan kepada investor. Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 8,85 persen per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal perjanjian

Sekadar informasi, transaksi afiliasi merupakan transaksi yang dilakukan perusahaan terbuka dengan pihak yang memiliki hubungan afiliasi, baik melalui kepemilikan saham, pengendalian, maupun hubungan manajemen.

Transaksi afiliasi umumnya  berkaitan dengan tata kelola perusahaan (good corporate governance) dan transparansi penggunaan dana.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.