KABARBURSA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG membuka perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, di zona hijau dan melanjutkan penguatan pada awal sesi. Hingga pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat naik 17,21 poin atau 0,21 persen ke level 8.339,44, setelah sempat bergerak di rentang 8.337,54 hingga 8.358,96.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 8.351,36 dan langsung bergerak fluktuatif sebelum bertahan di teritori positif. Total volume transaksi tercatat 5,72 juta lot dengan nilai perdagangan mencapai Rp440,09 miliar dan frekuensi 64,43 ribu kali transaksi di seluruh pasar.
Dari sisi aliran dana, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net foreign buy sebesar Rp2,74 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, net foreign buy di pasar reguler mencapai Rp1,18 triliun dan di pasar tunai serta negosiasi sebesar Rp1,56 triliun. Nilai beli asing tercatat Rp10,41 triliun, lebih tinggi dibandingkan nilai jual asing sebesar Rp7,67 triliun. Sementara itu, investor domestik mencatatkan nilai beli Rp19,49 triliun dan nilai jual Rp22,23 triliun. Secara komposisi, transaksi didominasi investor domestik sebesar 69,77 persen, sedangkan asing berkontribusi 30,23 persen.
Penguatan IHSG pada awal sesi turut ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor teknologi memimpin kenaikan dengan penguatan 0,74 persen, disusul sektor properti 0,52 persen, energi 0,38 persen, barang konsumen siklikal 0,35 persen, serta barang konsumen non-siklikal 0,31 persen. Sektor industri juga naik 0,18 persen, keuangan 0,02 persen, infrastruktur 0,06 persen, dan bahan baku 0,01 persen. Adapun sektor transportasi terkoreksi cukup dalam sebesar 2,23 persen dan sektor kesehatan melemah 0,62 persen.
Di jajaran top gainers, PT Ifishdeco Tbk (IFSH) dari sektor pertambangan melonjak 12,50 persen ke harga 1.800. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) yang bergerak di sektor perdagangan besar menguat 10,67 persen ke 2.490. PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM) dari sektor kesehatan naik 10,57 persen ke 272. PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) di sektor transportasi dan logistik menguat 8,64 persen ke 176, sementara PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) dari sektor properti naik 8,02 persen ke 3.500.
Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. PT Indospring Tbk (INDS) dari sektor aneka industri turun 14,95 persen ke 1.280. PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) di sektor barang konsumen non-siklikal melemah 12,81 persen ke 1.055. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang bergerak di sektor transportasi dan logistik terkoreksi 12,39 persen ke 2.050. PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) dari sektor teknologi turun 11,16 persen ke 199. Sementara itu, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) di sektor keuangan melemah 10,12 persen ke 7.550.
Secara teknikal, MNC Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan IHSG sebelumnya menguat 0,5 persen ke level 8.322 dan masih bergerak di atas MA20 dengan dukungan volume pembelian.
Dalam skenario terbaik, selama IHSG mampu bertahan di atas 8.170 sebagai level support terdekat, indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] menuju rentang 8.440 hingga 8.503. Namun pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan ke area 8.149 hingga 8.217. Level support berada di 8.170 dan 8.025, sementara resistance terdekat di 8.408 dan 8.596.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.