Logo
>

IHSG Ditutup Menguat, MEGA dan BRPT Pimpin Kenaikan

IHSG naik 1,35 persen ke 8.383 didukung MEGA dan BRPT, sementara Hang Seng melonjak 2,5 persen dipimpin sektor teknologi dan saham emas.

Ditulis oleh Yunila Wati
IHSG Ditutup Menguat, MEGA dan BRPT Pimpin Kenaikan
IHSG ditutup menguat dengan pasar Asia, terutama Hang Seng ikut melesat. (Foto: Desty Luthfiani/KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin, 23 Februari 2026, di level 8.383,53 atau menguat 111,76 poin setara 1,35 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 8.271,77. 

Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 8.327,57 hingga 8.397,07, setelah dibuka di 8.334,54.

Pergerakan indeks sepanjang hari berada di zona hijau dan mendekati level tertinggi intraday saat penutupan. Total volume transaksi di seluruh pasar tercatat 471,88 juta lot dengan nilai Rp22,55 triliun dan frekuensi 2,96 juta kali. 

Pada pasar reguler, volume mencapai 451,46 juta lot dengan nilai transaksi Rp19,87 triliun.

Kenaikan IHSG pada penutupan hari ini didukung oleh sejumlah saham yang mencatatkan penguatan signifikan. PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), dan PT Timah Tbk (TINS) masuk dalam jajaran top gainers hari ini.

Di sisi lain, sejumlah saham bergerak melemah dan masuk daftar top losers, yakni PT Hillcon Tbk (HILL), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), serta PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD).

Dengan posisi penutupan yang berada dekat level tertinggi harian dan nilai transaksi yang mencapai lebih dari Rp22 triliun di seluruh pasar, IHSG mengakhiri sesi perdagangan dengan penguatan yang konsisten sepanjang hari, didukung aktivitas transaksi yang relatif aktif.

Pasar Asia: Hang Seng Kuat

Indeks Hang Seng juga menutup perdagangan hari ini di level 27.082 atau melonjak 669 poin setara 2,5 persen. Penguatan ini membalikkan pelemahan pada sesi sebelumnya dan membawa indeks mendekati level tertinggi dalam dua pekan terakhir.

Pergerakan indeks berlangsung dengan dukungan luas lintas sektor. Sentimen pasar membaik setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif luas yang sebelumnya diberlakukan pada era Presiden Donald Trump. 

Putusan tersebut memicu ekspektasi bahwa tekanan tarif terhadap China dapat berkurang, sehingga meningkatkan minat risiko terhadap aset kawasan.

Indeks juga mendapat tambahan sentimen domestik dari kebijakan pemerintah Hong Kong yang akan mengalokasikan HKD 4 miliar untuk membeli properti milik warga yang terdampak kebakaran gedung tinggi pada November lalu. 

Kebijakan tersebut dipandang sebagai langkah dukungan terhadap sektor properti dan stabilitas sosial.

Dari sisi regional, pasar turut mencermati pembukaan kembali bursa daratan China pada Selasa setelah libur Tahun Baru Imlek selama sepekan. Data awal selama periode liburan menunjukkan permintaan yang dinilai “cukup solid” oleh analis Citi, memberikan indikasi stabilitas aktivitas konsumsi.

Sektor teknologi memimpin reli dengan kenaikan lebih dari 3 persen, pulih dari posisi terendah tujuh bulan pada akhir pekan lalu. Kenaikan ini didorong oleh optimisme terhadap perkembangan sektor kecerdasan buatan di China. 

Saham Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) naik 4,6 persen, Alibaba Hong Kong menguat 3,6 persen, dan Tencent bertambah 3,5 persen.

Saham-saham terkait emas juga mencatat penguatan seiring kenaikan harga emas global. Zijin Gold International melonjak 7,2 persen, Zhojin Mining naik 5,6 persen, dan Laopu Gold menguat 2,8 persen.

Dengan kombinasi sentimen global terkait kebijakan tarif, dukungan kebijakan domestik, serta reli sektor teknologi dan emas, Hang Seng mencatatkan penguatan signifikan dan menutup perdagangan di dekat level tertinggi dua pekan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79