Logo
>

Laba dan Saham OMED Kompak Melesat, Siap Tebar Dividen Ratusan Miliar

Jayamas Medica Industri mencatatkan akselerasi pertumbuhan laba bersih yang signifikan pada kuartal I 2026 serta mengesahkan pembagian dividen tunai.

Ditulis oleh Syahrianto
Laba dan Saham OMED Kompak Melesat, Siap Tebar Dividen Ratusan Miliar
PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). (Foto: Dok. Jayamas Medica Industri)

KABARBURSA.COM – PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Agenda besar produsen alat kesehatan bermerek OneMed ini berlangsung di fasilitas produksi Mojoagung, Jombang.

Direktur Utama Jayamas Medica Industri Herlien Sri Ariani menyatakan bahwa hasil rapat menyetujui seluruh mata acara yang diajukan dengan dukungan suara yang kuat. Kehadiran para pemegang saham tercatat mencapai 88,83 persen dari total pemilik hak suara sah.

"Penetapan penggunaan laba bersih mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan imbal hasil yang konsisten bagi investor," ujar Herlien Sri Ariani dalam keterangan resminya. Langkah strategis ini mempertegas stabilitas bisnis Perseroan di tengah dinamika pasar alat kesehatan domestik.

Perseroan resmi menetapkan pembagian dividen tunai final sebesar Rp4,08 per saham. Total alokasi dana pembayaran dividen tahun buku 2025 tersebut mencapai Rp110,4 miliar.

Manajemen OMED juga memaparkan lompatan kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2026. Pendapatan bersih perusahaan melesat 31,2 persen secara year-on-year menjadi Rp572,2 miliar.

Pertumbuhan omzet tersebut ditopang oleh ekspansi volume penjualan yang melonjak hingga 54,1 persen. Margin laba kotor ikut terkerek naik menjadi 36,0 persen dari posisi sebelumnya sebesar 33,7 persen pada kuartal pertama tahun lalu.

Laba bersih emiten berkode saham OMED ini ikut terkerek naik sebesar 35,4 persen secara tahunan. Perseroan mengantongi laba bersih Rp99,0 miliar dengan margin laba yang stabil pada level 17,3 persen.

Kondisi neraca keuangan internal perusahaan tercatat berada dalam posisi yang sangat sehat. OMED menguasai posisi kas tebal mencapai Rp1,3 triliun dengan rasio utang berbunga terhadap ekuitas hanya 0,01 kali.

Rapat luar biasa pemegang saham juga merestui pengalihan saham treasuri bursa. OMED mengalokasikan sebanyak-banyaknya 17 juta lembar saham untuk program kepemilikan saham karyawan dan direksi.

Rencana ekspansi usaha jangka panjang ikut dipaparkan secara mendetail oleh jajaran manajemen. OMED bersiap memulai produksi massal alat kesehatan mata Intraocular Lens pada kuartal keempat tahun 2026.

Kinerja fundamental yang impresif ini langsung direspons positif oleh pergerakan harga di lantai bursa. Saham OMED terpantau menguat tajam pada penutupan perdagangan hari ini.

Harga saham OMED melesat 3,06 persen atau naik 6 poin ke level Rp202 per lembar saham. Tren kenaikan ini melanjutkan rapor hijau saham perusahaan sejak awal pekan pelaksanaan RUPS.

Nilai transaksi harian saham OMED pada pasar reguler tercatat mencapai Rp4,48 miliar. Total saham yang ditransaksikan pelaku pasar menyentuh angka 223,16 ribu lembar dengan frekuensi sebanyak 645 kali perdagangan.(*)

Kinerja Keuangan Kuartal I 2026 dan Data Saham OMED

Parameter Keuangan / SahamCapaian Kinerja OMEDPertumbuhan / Perubahan
Pendapatan Bersih (1Q26)Rp572,2 Miliar Naik 31,2 persen (YoY
Volume PenjualanDitopang Alat Kesehatan Naik 54,1 persen (YoY
Laba Bersih (1Q26)Rp99,0 Miliar Naik 35,4 persen (YoY
Total Dividen Tunai (2025)Rp110,4 Miliar Setara Rp4,08 per Saham 
Posisi Kas InternalRp1,3 Triliun Neraca Sangat Sehat 
Harga Saham OMED (Penutupan)Rp202 per LembarMelesat +3,06 persen (+6 Poin)
Nilai Transaksi SahamRp4,48 MiliarFrekuensi 645 Kali Perdagangan

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.