Logo
>

AMMN Pecah Tren Koreksi, Arah Baru Mulai Terbentuk?

Pada sesi I perdagangan hari ini, Jumat, 12 Juni 2026, saham AMMN bergerak di zona hijau setelah menguat 9,80 persen ke level Rp3.360.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
AMMN Pecah Tren Koreksi, Arah Baru Mulai Terbentuk?
Saham AMMN dinilai mulai berbalik arah seiring penguatan saham di perdagangan hari ini (Foto: dok AMMN)

Poin Penting :

KABARBURSA.COM - PT. Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dinilai berpotensi membalikan arah setelah mengalami koreksi yang panjang.

Pada sesi I perdagangan hari ini, Jumat, 12 Juni 2026, saham AMMN bergerak di zona hijau setelah menguat 9,80 persen ke level Rp3.360.

BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya menyampaikan, saham AMMN menunjukkan perbaikan struktur teknikal setelah membentuk pola rounded bottom dan berhasil bertahan di atas area RBS Rp3.430.

"Harga mulai membentuk pola pembalikan arah setelah fase koreksi panjang. Area Rp3.430 kini menjadi level penting yang perlu dipertahankan untuk menjaga momentum pemulihan," tulis BRI Danareksa.

Menurut BRI Danareksa Sekuritas, indikator pendukung prediksi pergerakan harga saham AMMN itu merujuk pada MACD, yang bergerak positif dengan histogram hijau yangterus meningkat,mengindikasikan momentum bullish mulai menguat.

Sementara dari segi risiko, BRI Danareksa menyampaikan selama harga mampu bertahan di atas 3.430, peluang penguatan masih terjaga.

"Namun jika kembali turun di bawah area tersebut, skenario reversal berpotensi tertunda," tulis mereka.

Adapun BRI Danareksa menyebut suport AMMN berada di level Rp3.430 dan area resistancenya berada level Rp3.675 dan kenaikan selanjutnya Rp3.890.

Dalam satu bulan, saham AMMN terkoreksi sebesar 15,50 persen dan 36,55 persen dalam tiga bulan. Tak hanya itu, sepanjang tahun2026, saham ini koreksi hingga 45,68 persen.

Kinerja Kuartal I 2026

AMMN sukses mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026. Perusahaan sukses mencatat laba bersih sebesar USD162,6 juta hingga tiga bulan pertama tahun ini, berbanding terbalik dari rugi bersih USD137,6 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Catatan kinerja itu didukung oleh catatan pendapatan yang juga positif. Pada kuartal I 2026, AMMN meraup pendapatan sebesar USD807,9 juta atau melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai USD2,1 juta

Laba bruto yang didapat AMMN pada awal tahun 2026 senesar USD342,3 juta. Pada kuartal I 2025, AMMN masih membukukan rugi bruto senilai USD57,4 juta.

Beban bunga dan keuangan meningkat menjadi USD126,6 juta atau meningkat dibandingkan USD82,1 juta pada kuartal I 2025.

Berpindah ke sisi neraca,total aset AMMN per 31 Maret 2026 msebesar USD14,01 miliar, meningkat dari USD13,87 miliar pada akhir 2025. Kenaikan ini didorong oleh kas dan setara kas menjadi USD814,6 juta dari sebelumnya USD676,8 juta.

Persediaan juga meningkat menjadi USD1,18 miliar dari USD1,05 miliar pada akhir tahun lalu. Sementara persediaan tidak lancar naik menjadi USD1,43 miliar dari USD991,7 juta.

Di sisi liabilitas, total kewajiban perseroan relatif stabil di level USD8,43 miliar dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar USD8,44 miliar. Namun, utang bank jangka panjang meningkat menjadi USD6,09 miliar dari USD5,88 miliar pada akhir tahun lalu.

Sementara itu, total ekuitas naik menjadi USD5,58 miliar dari USD5,43 miliar pada akhir Desember 2025. Kenaikan tersebut sejalan dengan tambahan laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya menjadi USD3,49 miliar dari sebelumnya USD3,33 miliar. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.