KABARBURSA.COM – Di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung tertekan, sejumlah saham lapis kedua dan ketiga justru berhasil bergerak anomali dengan membukukan lonjakan harga yang signifikan.
Berdasarkan data perdagangan bursa sepekan terakhir, kelompok saham top gainers ini sukses mencatatkan imbal hasil kilat hingga puluhan persen, sekaligus menjadi tempat perlindungan bagi para trader harian untuk mengamankan cuan.
Berdasarkan data performa imbal hasil mingguan atau one week price returns, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BHAT) memimpin jajaran saham paling beruntung dengan lonjakan harga mencapai 60,00 persen, parkir di level Rp2.080 per lembar.
Kinerja positif ini disusul ketat oleh PT Pratama Widya Tbk (PTPW) yang meroket 42,71 persen ke harga Rp1.370, serta emiten pengelola rumah sakit PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang melesat 34,23 persen menuju level Rp400 per saham.
Daftar sepuluh besar saham dengan kinerja terbaik harian di pasar reguler juga diramaikan oleh sektor perhubungan dan energi gas swasta.
Berikut adalah rincian lengkap performa Top Gainers bursa berdasarkan rangkuman data visual sepekan terakhir.
- BHAT: Harga Rp2.080 | Imbal Hasil Sepekan 60,00 persen
- PTPW: Harga Rp1.370 | Imbal Hasil Sepekan 42,71 persen
- SAME: Harga Rp400 | Imbal Hasil Sepekan 34,23 persen
- SHIP: Harga Rp1.845 | Imbal Hasil Sepekan 32,26 persen
- RGAS: Harga Rp212 | Imbal Hasil Sepekan 28,48 persen
- TRUS: Harga Rp350 | Imbal Hasil Sepekan 27,74 persen
- BBRM: Harga Rp128 | Imbal Hasil Sepekan 26,73 persen
- LFLO: Harga Rp645 | Imbal Hasil Sepekan 26,47 persen
- ADES: Harga Rp32.700 | Imbal Hasil Sepekan 23,86 persen
- EMDE: Harga Rp69 | Imbal Hasil Sepekan 21,05 persen
Pertumbuhan agresif dari deretan emiten di atas memperlihatkan adanya rotasi modal jangka pendek yang dilakukan oleh para pelaku pasar harian demi menyiasati volatilitas pasar makro.
Proyeksi IHSG Hari ini Rawan Lanjut Koreksi ke 5.723
Meskipun beberapa saham mencetak keuntungan fantastis, para investor harian tetap wajib waspada karena pergerakan IHSG secara umum diperkirakan masih dibayangi oleh tekanan jual harian pada awal pekan ini.
Berdasarkan laporan riset bertajuk MNCS Daily Scope Wave edisi Senin, 29 Juni 2026, pergerakan indeks domestik harian dinilai rawan untuk kembali mengalami penurunan setelah sempat terkoreksi tajam pada akhir pekan sebelumnya.
Analis melihat adanya potensi pengujian batas bawah baru untuk mengukur kekuatan daya serap pasar.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengungkapkan, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].
Struktur teknikal ini mengindikasikan bahwa pergerakan indeks harian rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area support terdekat di level 5.723 hingga 5.784. Penembusan area ini akan membawa indeks menuju batas support kuat berikutnya di posisi 5.594.
Meskipun laju indeks harian cenderung defensif, Herditya menyebut peluang untuk melakukan pembalikan arah jangka pendek (technical rebound) masih tetap terbuka. Penguatan IHSG dalam jangka pendek diperkirakan akan menguji rentang area resistance terdekat di level 5.912 hingga 5.937.
Jika pergerakan harian mampu menembus area tersebut, target batas atas berikutnya berada pada kisaran level 6.286 sampai 6.459.(*)