Logo
>

Melemah di Sesi I, Analis Berikan Target Harga AKRA

AKRA turun 0,75 persen ke 1.315 pada sesi I dengan antrean jual lebih tebal, sementara Indo Premier Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy dan target harga di 1.480.

Ditulis oleh Yunila Wati
Melemah di Sesi I, Analis Berikan Target Harga AKRA
Meskipun ditutup melemah, analis memberikan rekomendasi Buy pada saham AKRA. (Foto: AKR Corporindo)

KABARBURSA.COM – Saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) ditutup melemah 10 poin atau 0,75 persen ke level 1.315, dari posisi sebelumnya 1.325, pada sesi pertama perdagangan Selasa, 24 Februari 2026. 

Sepanjang sesi, harga bergerak dalam rentang 1.295 hingga 1.330 dengan nilai transaksi Rp11,5 miliar dan volume 88,01 ribu lot. Rata-rata harga tercatat di 1.312.

Di tengah pergerakan tersebut, analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipta memberikan rekomendasi beli atau buy rating untuk AKRA dengan target harga di 1.480. Jika dibandingkan dengan posisi penutupan 1.315, target tersebut merepresentasikan potensi kenaikan sekitar 165 poin atau setara 12,55 persen dari harga saat ini.

Secara teknikal intraday, tekanan jual terlihat muncul setelah harga gagal bertahan di area 1.325–1.330. Order book menunjukkan total antrian jual sebesar 128.896 lot dengan frekuensi 1.679 kali, lebih tinggi dibanding total antrian beli sebesar 78.878 lot dengan frekuensi 1.186 kali. 

Pada level 1.315 tercatat antrean beli 8.980 lot dengan frekuensi 41 kali, sementara pada sisi penawaran terdekat di 1.320 terdapat 251 lot dengan frekuensi 14 kali.

Struktur bid dan offer ikut memperlihatkan distribusi penawaran yang relatif tebal di rentang 1.325 hingga 1.350, termasuk 8.122 lot di harga 1.325 dan 11.619 lot di harga 1.350. 

Di sisi bawah, lapisan bid terlihat bertahap mulai dari 1.315 hingga 1.270, dengan akumulasi signifikan pada 1.300 sebesar 5.654 lot dan 1.275 sebesar 9.189 lot.

Dengan target harga 1.480 dari Indo Premier Sekuritas, level tersebut berada di atas area perdagangan saat ini dan melewati resistensi jangka pendek di sekitar 1.330–1.350. Pergerakan harga menuju target tersebut akan bergantung pada kemampuan saham menembus lapisan penawaran di atas harga pasar serta menjaga momentum transaksi.

Pada sesi pertama ini, harga AKRA masih bergerak di bawah level tertinggi harian dan berada dalam fase konsolidasi setelah pelemahan tipis. Target 1.480 yang disampaikan analis mencerminkan proyeksi harga di atas posisi pasar saat ini, dengan selisih sekitar 12 persen dari level penutupan sesi pertama.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79