Logo
>

RAJA Siapkan Buyback, Seperti ini Mekanismenya

RAJA siapkan buyback Rp250 miliar di pasar reguler. Free float diproyeksi turun ke 23,38 persen, masih di atas batas minimum bursa 7,5 persen.

Ditulis oleh Yunila Wati
RAJA Siapkan Buyback, Seperti ini Mekanismenya
RAJA siapkan buyback saham dengan nilai maksimal Rp250 miliar. (FOto: Dok Rukun Raharja)

KABARBURSA.COM - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menyiapkan aksi pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp250 miliar melalui mekanisme pasar reguler di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Rencana ini disampaikan sebagai respons atas permintaan penjelasan dari otoritas bursa terkait kepatuhan terhadap ketentuan free float minimum.

Berdasarkan komposisi pemegang saham per 28 Januari 2026, jumlah saham publik RAJA tercatat sebanyak 1,04 miliar lembar atau setara 24,67 persen dari total saham tercatat. Manajemen melakukan simulasi atas penggunaan penuh dana buyback tersebut dan memperkirakan jumlah saham free float akan berkurang menjadi 988,43 juta lembar. 

Secara persentase, posisi tersebut berada di level 23,38 persen, masih di atas ketentuan minimum bursa sebesar 7,5 persen.

Manajemen juga menyampaikan bahwa struktur kepemilikan publik tetap aman apabila ketentuan minimum free float dinaikkan menjadi 15 persen sesuai rencana perubahan regulasi. Dengan demikian, pelaksanaan buyback tidak mengubah kepatuhan perseroan terhadap persyaratan pencatatan saham di bursa.

Secara mekanisme, pembelian kembali saham akan dilakukan di pasar reguler dan difasilitasi oleh PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai anggota bursa yang ditunjuk. Perseroan tidak merencanakan pembelian saham di luar bursa dan memastikan seluruh proses pelaksanaan mengikuti peraturan Otoritas Jasa Keuangan serta ketentuan Bursa Efek Indonesia yang berlaku.

Dalam struktur ini, buyback dilakukan menggunakan dana internal yang telah disiapkan, dengan tujuan menjaga stabilitas harga saham sekaligus mengelola struktur permodalan. Simulasi free float yang disampaikan menunjukkan bahwa aksi korporasi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan likuiditas perdagangan serta kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.

Dengan pelaksanaan yang dibatasi di pasar reguler dan pengawasan anggota bursa, mekanisme buyback RAJA berjalan dalam koridor regulasi yang telah ditetapkan. Struktur kepemilikan publik tetap berada di atas ambang batas minimum, sementara dana maksimal Rp250 miliar menjadi batas atas penggunaan anggaran dalam aksi pembelian kembali saham tersebut.

Saham Ditutup di Zona Hijau

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menutup perdagangan Senin di level 4.910 atau menguat 120 poin setara 2,51 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 4.790. Sepanjang sesi, harga bergerak dalam rentang 4.880 hingga 5.050 setelah dibuka di level 4.880.

Pada sesi pagi, harga bergerak naik bertahap dari area pembukaan menuju kisaran 4.950–5.000 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 5.050. Setelah itu, pergerakan cenderung konsolidatif menjelang jeda siang, dengan harga bertahan di sekitar 4.980–5.000.

Memasuki sesi kedua, tekanan jual mulai terlihat sehingga harga terkoreksi dari area 5.000 dan bergerak turun secara bertahap ke kisaran 4.900–4.930. Pada paruh akhir perdagangan, harga relatif stabil di sekitar 4.900 hingga akhirnya ditutup di 4.910, masih berada di atas level pembukaan dan mempertahankan penguatan harian.

Dengan posisi penutupan yang berada di bawah level tertinggi intraday namun tetap di zona hijau, struktur pergerakan hari ini mencerminkan pola kenaikan pada sesi pertama yang diikuti konsolidasi dan koreksi moderat pada sesi kedua. 

Rentang pergerakan antara 4.880 dan 5.050 menunjukkan volatilitas intraday yang cukup lebar, sementara penutupan di 4.910 menempatkan harga mendekati area psikologis 5.000 yang sempat diuji pada awal sesi.

Secara keseluruhan, RAJA mengakhiri perdagangan dengan penguatan lebih dari dua persen, setelah sempat menyentuh level 5.050 sebelum terjadi penyesuaian harga hingga akhir sesi.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79