Logo
>

Saham Bullish 1.044 Persen, RISE Setujui Rights Issue dan Formasi Baru

RISE resmi mengantongi persetujuan rights issue dan merombak jajaran direksi untuk memperkuat modal, mempercepat ekspansi, dan menambah kapasitas pengembangan proyek strategis.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
Saham Bullish 1.044 Persen, RISE Setujui Rights Issue dan Formasi Baru
Jajaran managemen PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. Foto: dok RISE.

KABARBURSA.COM – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, berkode emoten RISE, emiten properti yang dikenal dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use Tanrise City, resmi mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Surabaya, 27 November 2025.

Dalam aksi korporasi ini, RISE akan menerbitkan maksimum 1.330.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Saham baru tersebut berasal dari portepel dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Dana yang dihimpun dari rights issue tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan sejumlah proyek strategis perusahaan, seperti Tanrise City di Bandung dan Sidoarjo, kawasan industri di Banjarbaru, serta Resor Taman Dayu. 

Selain itu, dana ini juga diarahkan untuk penguatan modal kerja dan perbaikan struktur permodalan, sekaligus memperkuat basis recurring income, khususnya dari segmen hospitality dan pengelolaan aset berkelanjutan.

Perseroan optimistis pelaksanaan rights issue ini dapat memperbaiki struktur permodalan dan arus kas masa depan sehingga memperbesar kapasitas pengembangan proyek dan memberikan nilai tambah jangka panjang kepada pemegang saham. 

Meski terdapat risiko dilusi bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya, langkah ini dianggap strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan.

Penetapan Direktur Utama Baru dan Perombakan Direksi

Selain persetujuan rights issue, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Direksi dalam upaya memperkuat struktur organisasi dan mendukung rencana ekspansi Perseroan. Budi Agusti ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Belinda Natalia. 

Budi memiliki latar belakang Sarjana Akuntansi dari Universitas Airlangga dan pengalaman di bidang keuangan dan pengembangan bisnis, sebelumnya menjabat Direktur PT Tancorp Abadi Nusantara, Sidoarjo.

Sementara, Samuel Adhiputra Bunjamin diangkat sebagai Direktur baru RISE. Samuel adalah lulusan Bachelor of Architecture dari Ryerson University, Toronto, dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam pengembangan proyek properti dan jabatan terakhir sebagai Deputi Direktur Project di Mostaff Enterprise Jakarta.

“Rights Issue ini bukan hanya tentang pendanaan, tetapi langkah strategis untuk memantapkan fondasi pertumbuhan RISE ke fase yang lebih agresif. Dengan struktur modal yang lebih sehat, kami dapat memperluas portofolio aset yang menghasilkan recurring income dan memperkuat kinerja operasional secara berkelanjutan," kata Direktur Utama RISE, Budi Agusti dalam keterangan resmi yang diterima KabarBursa.com, Jumat, 28 November 2025.

Sekilas Tentang RISE

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk dikenal sebagai Tanrise Property. Telah beroperasi sejak 2003 dengan fokus pada pengembangan dan pengelolaan properti residensial, komersial, pergudangan, high-rise building, serta hospitality. 

Perusahaan ini memiliki landbank strategis di berbagai kota besar Indonesia dan dikenal dengan portofolio unggulan seperti KYO Apartemen Surabaya, Taman Dayu, Tritan Point Warehouse House, Grand Sunrise, Voza Premium Office, dan Vasa Suite Surabaya Hotel.

Sejak melantai di BEU pada 2018 dengan kode saham RISE, Perseroan terus memperkuat posisinya sebagai developer terpercaya melalui berbagai proyek modern dan inovatif, termasuk Kyo Society serta pengembangan Tanrise City Lingkar Timur Sidoarjo, Tanrise City Bandung, dan Tanrise Industrial Estate Banjarbaru. 

Menilik data perdagangannya, saat ini harga saham berada di Rp12.075 per lembar. Jika dilihat dari data 3 bulan terakhir, saham ini telah berhasil bullish dari Rp1.000 dan sempat menyentuh Rp14.000. Artinya, telah terjadi kenaikan jumbo sebesar 1.044,55 persen atau 11.020 poin. Padahal, harga awal lima tahun terakhir hanya sebesar Rp296 per lembar.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".