Logo
>

Tak Ada Kontribusi, ANJT Hentikan Operasional Tiga Anak Usaha

Direktur dan Sekretaris ANJT, Hilman Lukito menjelaskan penghentian operasional tiga anak usaha tersebut merupakan bagian dari penyesuaian strategi jangka panjang Perseroan.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Tak Ada Kontribusi, ANJT Hentikan Operasional Tiga Anak Usaha
Ilustrasi pekerja di kebun sawit (foto: PT Austindo Nusantara Jaya Tbk)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM -  Manajemen PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memberikan penjelasan mengenai penghentian kegiatan operasional tiga anak usahanya.

    Hal tersebut disampaikan setelah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta tanggapan manajemen ANJT mengenai pemberhentian operasional tiga anak usaha Perseroan.

    Perlu diketahui pada 31 Desember 2025, Perseroan menyampaikan jika tiga anak usahanya yakni PT Austindo Nusantara Jaya Bogor, PT ANJ Agri Papua, dan PT Gading Mas Indonesia Teguh berhenti beroperasional.

    Direktur dan Sekretaris ANJT, Hilman Lukito menjelaskan penghentian operasional tiga anak usaha tersebut merupakan bagian dari penyesuaian strategi jangka panjang Perseroan.

    "Dengan fokus pada pengembangan usaha sesuai dengan kompetensi inti Perseroan di bidang perkebunan kelapa sawit serta optimalisasi entitas anak yang memberikan kontribusi positif," ujar dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi dikutip, Minggu, 25 Januari 2026

    Hilman membeberkan berdasarkan evaluasi kinerja operasional dan keuangan, tiga anak usaha tersebut tidak menunjukkan perbaikan kinerja yang memadai dalam jangka waktu yang panjang. Menurutnya, hal ini dipandang tidak lagi sejalan dengan arah strategi Perseroan.

    Adapun, kata Hilman, kontribusi pendapatan ketiga anak usaha itu terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan dalam tiga tahun buku terakhir masing-masing berada di bawah tiga persen.

    Lebih jauh ia menyampaikan jika tiga anak usaha tersebut secara konsisten mencatatkan kerugian dan tidak memberikan kontribusi positif terhadap laba rugi konsolidasian Perseroan.

    "Penghentian kegiatan operasional atas ketiga anak usaha tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas Perseroan secara keseluruhan pada periode mendatang," ungkapnya.

    BEI kemudian menyodorkan pertanyaan mengenai dampak penghentian operasional PT ANJ Agri Papua terhadap kegiatan tiga entitas  anak ANJT di Sorong Selatan yakni PT Putera Manunggal Perkasa, PT Permata Putera Mandiri, dan PT Lestari Sagu Papua.

    Hilman memastikan penghentian operasional PT ANJ Agri Papua tidak berdampak terhadap kegiatan entitas lain maupun aktivitas tanaman menghasilkan di Sorong Selatan.

    "Karena kegiatan usaha lainnya yang masih berada dalam kelompok usaha Perseroan tetap berjalan," tegasnya.

    Terkait dampak terhadap tanaman menghasilkan, Hilman menyatakan kegiatan usaha yang dihentikan tidak terkait langsung dengan pengelolaan tanaman menghasilkan lainnya yang masih berada dalam kelompok usaha Perseroan.

    Perlu diketahui, Di wilayah Sorong Selatan, ANJT mengelola tanaman kelapa sawit serta kegiatan pengolahan sagu. 
     

    "Penghentian kegiatan operasional atas PT ANJ Agri Papua tidak menimbulkan dampak terhadap kegiatan operasional entitas lain yang masih menjadi bagian dari Perseroan maupun terhadap tanaman menghasilkan Perseroan secara keseluruhan," pungkas Hilman. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.