Logo
>

Wall Street Menguat usai AS Berpotensi Hentikan Perang di Timur Tengah

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 239,25 poin atau 0,50 persen menjadi 47.740,80

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Wall Street Menguat usai AS Berpotensi Hentikan Perang di Timur Tengah
Ilustrasi: Suasana dalam New York Stock Exchange atau Wall Street. (Foto: Wikimedia Commons)

KABARBURSA.COM - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat usai rebound di jam-jam terakhir pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026.

Penguatan tersebut terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump mengisyaratkan bahwa perang AS-Israel dengan Iran berpotensi segera berakhir .

Ketiga indeks  di Wall Street berhasil pulih pada menit-menit terakhir setelah Trump mengatakan perang "jauh lebih cepat" dari perkiraan awalnya yang berkisar empat hingga lima minggu.

Mengutip Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 239,25 poin atau 0,50 persen menjadi 47.740,80. Indeks S&P 500 (SPX) ditutup di level 6.795,99 setelah naik 55,97 poin, atau 0,83 perse.

Sementara itu Nasdaq Composite (IXIC),  memperoleh 308,27 poin atau 1,38 persen dan ditutup di level 22.695,95.

Sembilan dari 11 sektor utama di S&P 500 ditutup positif, dengan saham teknologi mencatat kenaikan persentase terbesar. Sedangkan sektor keuangan dan energi  merupakan dua sektor yang mengakhiri sesi dengan catatan negatif.

Fluktuasi intraday pasar saham di AS disebabkan oleh sikap investor mencerna berita utama yang menambah volatilitas pada hari perdagangan dalam beberapa minggu terakhir.

Sam Stovall, kepala strategi investasi CFRA Research di New York memandang masih ada banyak ketidakpastian di luar sana mengenai konflik, serta durasi penutupan Selat Hormuz.

"Sekali lagi hari ini, melihat pembalikan relatif dalam pergerakan harga menunjukkan bahwa investor mencari setiap peluang untuk kembali masuk ke pasar saham." ungkapnya.

Adapun harapan meredanya konflik di Timur Tengah yang semakin meluas setelah sebelumnya sempat  meredup setelah Iran memilih Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya sebagai pemimpin tertinggi. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.