KABARBURSA.COM - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF), anggota Maybank Group, melakukan pembayaran reimbursement premi Cyber Edge Liability Insurance kepada Malayan Banking Berhad (MBB) senilai Rp247,97 juta atau setara MYR 55.351,29 untuk periode satu tahun.
Transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi afiliasi dan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai ketentuan yang berlaku.
Manajemen menyatakan transaksi dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antar entitas dalam Maybank Group dan meningkatkan efisiensi operasional.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan WOMF Cincin Lisa Hadi, dalam keterbukaan informasi tertanggal Rabu, 25 Februari, menyampaikan bahwa transaksi tersebut memberikan manfaat efisiensi dan merupakan bagian dari sinergi grup.
Direksi dan Dewan Komisaris menegaskan tidak terdapat benturan kepentingan dalam pelaksanaan transaksi tersebut. Manajemen juga menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran dan kelengkapan informasi yang disampaikan dalam laporan kepada regulator.
Laporan Laba 2025
Dari sisi kinerja keuangan, WOMF mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp142,55 miliar per 31 Desember 2025. Angka tersebut turun 45,79 persen secara tahunan dibandingkan laba periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp262,91 miliar.
Penurunan laba terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan yang relatif terbatas.
Total pendapatan WOMF pada 2025 tercatat sebesar Rp2,17 triliun, meningkat 0,12 persen dibandingkan Rp2,16 triliun pada 2024. Kontribusi terbesar berasal dari segmen multiguna, pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan investasi sebesar Rp1,8 triliun.
Selain itu, WOMF membukukan pendapatan administrasi sebesar Rp39,84 miliar serta pendapatan bunga bank sebesar Rp23,74 miliar.
Di sisi beban, total beban WOMF mencapai Rp1,99 triliun pada 2025, meningkat 8,53 persen dibandingkan Rp1,83 triliun pada 2024. Kenaikan beban tersebut melampaui pertumbuhan pendapatan yang tercatat tipis sepanjang tahun.
Selisih antara pertumbuhan beban dan pendapatan tercermin pada penurunan laba bersih tahunan.
Dari sisi neraca, total aset WOMF per akhir 2025 tercatat sebesar Rp7,36 triliun, tumbuh 6,08 persen dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp6,94 triliun. Total liabilitas tercatat sebesar Rp5,38 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp1,98 triliun.
Struktur tersebut menunjukkan ekspansi aset yang tetap berlangsung di tengah tekanan terhadap profitabilitas tahunan.
Secara keseluruhan, WOMF mencatat pertumbuhan aset dan pendapatan yang terbatas pada 2025, sementara peningkatan beban operasional berdampak pada penurunan laba bersih secara tahunan.
Transaksi afiliasi berupa reimbursement premi asuransi siber kepada entitas dalam grup menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan pengelolaan risiko dalam lingkup Maybank Group pada periode yang sama.(*)