Logo
>

Bukan Baterai, Power Bank Diduga Picu Kebakaran BYD Seal

BYD Seal terbakar di Hong Kong diduga akibat power bank eksternal di dalam kabin. Investigasi memastikan baterai Blade Battery tetap aman.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Bukan Baterai, Power Bank Diduga Picu Kebakaran BYD Seal
Mobil listrik BYD Seal terbakar bikin heboh. Ternyata penyebabnya gara-gara power bank. Foto: CarNewsChina

KABARBURSA.COM - Mobil listrik BYD Seal belum lama ini dilaporkan terbakar saat melintas di Persimpangan Tsing Tin, Hong Kong. Insiden BYD Seal terbakar ini, sempat memicu perhatian dan gangguan lalu lintas di kawasan tersebut. Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.01 waktu setempat.

Mengutip CarNewsChina, BYD Seal tersebut dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran pada pukul 14.19. 

Beruntung pengemudi Sedan listrik yang diketahui merupakan wanita, dilaporkan berhasil keluar dari kendaraannya sebelum api membesar. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Terkait penyebabnya, hasil investigasi teknis yang dilakukan di pusat layanan BYD menyimpulkan, sumber kebakaran bukan berasal dari kerusakan mekanis maupun sistem kelistrikan kendaraan.

Perusahaan menegaskan, api berasal dari power bank eksternal atau pengisi daya portabel yang diletakkan di kursi penumpang. Perangkat tersebut diduga mengalami korsleting atau panas berlebih yang memicu kebakaran di dalam kabin.

BYD juga menyatakan bahwa sistem tegangan tinggi kendaraan tidak terlibat dalam proses penyalaan api dalam kebakaran.

Lebih lanjut, bagian kabin mengalami kerusakan cukup berat akibat suhu tinggi dari kobaran api. Namun, pemeriksaan menunjukkan paket Blade Battery pada kendaraan tetap utuh dan tidak mengalami thermal runaway.

Power bank yang menurut hasil investigasi menjadi penyebab BYD Seal terbakar. Foto: CarNewsChina.

Hal ini terkait dengan karakteristik kimia baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang memiliki ambang pelepasan panas jauh lebih tinggi dibanding baterai Nickel Manganese Cobalt (NMC).

Baterai LFP umumnya baru mengalami reaksi eksotermik pada suhu di atas 500 derajat Celsius, sementara NMC sekitar 200 derajat Celsius.

Kemudian struktur aluminium berbentuk sarang lebah pada paket baterai, juga berfungsi sebagai penghalang termal, sehingga api dari kabin tidak menembus kompartemen sel baterai.

BYD Seal dibangun menggunakan platform kendaraan listrik e-Platform 3.0 dengan teknologi Cell-to-Body (CTB) yang mengintegrasikan baterai sebagai bagian dari struktur sasis kendaraan.

Desain tersebut menghasilkan kekakuan torsi sekitar 40.500 Nm/°, tingkat yang biasanya ditemukan pada sedan performa kelas premium. 

Struktur paket baterai juga dirancang seperti “sandwich” dengan panel aluminium berkekuatan tinggi untuk melindungi sel baterai dari benturan atau panas eksternal.

Selain itu, mobil ini dilengkapi airbag tengah untuk mengurangi risiko benturan antarpenumpang serta sistem eCall yang secara otomatis menghubungi layanan darurat saat terjadi kecelakaan besar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.