Logo
>

Kasus BGN: Berikut Motor Listrik yang Diduga Dimarkup Hingga Rp1 Triliun

Nilai proyek dan spesifikasi kendaraan memicu banyak pertanyaan.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Kasus BGN: Berikut Motor Listrik yang Diduga Dimarkup Hingga Rp1 Triliun
Emmo JVH Max, motor listrik yang termasuk dalam pengadaan barang BGN bersama Emmo JVX GT. Foto: Emmo

KABARBURSA.COM - Penahanan Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung tengah jadi sorotan.

Eks petinggi BGN tersebut diduga melakukan mark up atau menaikkan nilai dalam pengadaan sejumlah barang, mulai dari motor listrik, 32 ribu pasang sepatu, tablet sebanyak 31 ribu unit, dan televisi sebanyak 54 ribu unit.

Menurut Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, pengadaan motor listrik BGN tercatat sebanyak 21.801 unit dengan nilai mencapai Rp1 triliun. Jumlah tersebut merupakan 85,01 persen dari rencana pengadaan awal sebanyak 25.644 unit. 

Sebelumnya pada April lalu, BGN melakukan pengadaan motor listrik trail Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max. Dadan pernah menyebut, pengadaan motor listrik untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini telah direncanakan sejak 2025.

“Pengadaan motor listrik ini sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan operasional Program MBG, khususnya untuk menunjang mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi,” ujar Dadan dalam keterangan resmi BGN, Selasa 7 April 2026.

Kejadian tersebut sempat viral setelah beredarnya video yang menampilkan deretan motor listrik BGN di sebuah gudang. Diketahui terdapat dua model motor listrik yang teridentifikasi yaitu Emmo JVX GT dan JVH Max.

Emmo JVX GT, motor listrik trail yang diboyong Badan Gizi Nasional (BGN) untuk operasional program MBG. Foto: Emmo

Emmo JVX GT sempat ramai diperbincangkan lantaran unitnya mirip dengan motor listrik China Kollter ES1-X Pro yang dijual di situs Alibaba. Kemudian beredar narasi bahwa Emmo JVX GT merupakan produk rebranding dari ES1-X Pro.

Di laman resminya, harga Emmo JVX GT dibanderol Rp56,8 juta. Harganya jauh lebih tinggi dari Kollter ES-1 X Pro di Alibaba yang dijual Rp10 jutaan per unit dan Rp8 jutaan untuk pembelian dua unit. 

Emmo JVX GT dilengkapi motor penggerak berdaya 7.000 watt. Motor listrik trail ini diklaim memiliki top speed 80 km per jam dan jarak tempuh hingga 70 km. 

Sementara Emmo JVH Max dilengkapi baterai 73,6V 30 Ah dengan motor penggerak berdaya maksimum 7.000 watt. Motor listrik jenis skuter ini memiliki top speed 90 km per jam dan kemampuan jarak tempuh hingga 70 km.

Emmo JVH Max yang dibanderol Rp48,8 juta sempat heboh karena mirip dengan motor listrik China buatan Taizhou Okla. Harganya lebih murah dari JVH Max, yakni sebesar USD2.185 atau sekitar Rp37 jutaan pada April lalu.

Sekadar informasi, kedua motor listrik Emmo terbilang sebagai pendatang baru di Tanah Air. Selain itu hak desain industri dari Emmo JVX GT dan JVH Max baru didaftarkan ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual pada akhir 2025.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.