KABARBURSA.COM - Geely Auto akan meluncurkan sedan hybrid generasi terbaru, Emgrand i-HEV, pada 16 Juni 2026. Model ini menjadi sorotan setelah diklaim mencatat efisiensi termal mesin tertinggi di dunia sebesar 48,41 persen serta meraih Rekor Dunia Guinness berkat konsumsi bahan bakar 2,22 liter per 100 kilometer dalam pengujian jalan raya.
Melansir CarNewsChina, Emgrand i-HEV generasi kelima dibangun menggunakan platform modular global BMA Evo terbaru milik Geely. Sedan tersebut mengusung konfigurasi motor ganda P1+P3 yang dipadukan dengan sistem penggerak listrik terintegrasi 11-in-1.
Pada sektor performa, motor penggerak mampu menghasilkan tenaga maksimum 230 kW atau setara 308 hp. Geely mengklaim angka tersebut mencapai 1,72 kali lebih besar dibandingkan daya yang umumnya dihasilkan sistem hybrid Jepang.
Teknologi yang digunakan memungkinkan kendaraan beroperasi dalam tiga mode berbeda, yakni listrik murni, hybrid paralel, dan penggerak langsung. Sistem tersebut dirancang untuk menyesuaikan distribusi tenaga sesuai kebutuhan, mulai dari kondisi lalu lintas perkotaan, perjalanan jarak jauh di jalan tol, hingga akselerasi cepat.
Dalam pengujian berdasarkan standar WLTC, sistem penggerak listrik disebut mendominasi lebih dari 80 persen skenario penggunaan kendaraan.
Kondisi itu membuat waktu kerja mesin berkurang lebih dari 27 persen dibandingkan sistem hybrid konvensional. Emgrand i-HEV juga dapat melaju dalam mode listrik murni hingga kecepatan 66 km per jam.
Geely menyebut sedan hybrid terbarunya memiliki respons sistem hanya 10 milidetik dengan kemampuan berakselerasi dari 0 hingga 30 km per jam dalam waktu 1,84 detik.
Meski demikian, berdasarkan data pengajuan kepada Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, konsumsi bahan bakar resmi kendaraan tersebut tercatat sebesar 3,83 liter per 100 kilometer.
Andalkan Kecerdasan Buatan untuk Efisiensi Energi
Salah satu fitur utama yang ditawarkan Emgrand i-HEV adalah penggunaan sistem Star Smart AI Cloud Power 2.0. Teknologi ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memantau berbagai parameter secara real time, termasuk suhu lingkungan, kelembaban udara, ketinggian wilayah, hingga kemiringan jalan.
Data tersebut kemudian digunakan untuk menentukan kombinasi tenaga mesin dan motor listrik yang dinilai paling efisien. Menurut Geely, sistem ini mampu meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan lebih dari 10 persen.
Keunggulan tersebut turut dibuktikan dalam uji jalan raya yang dilakukan di Pulau Hainan. Dalam pengujian tersebut, Emgrand i-HEV mencatat konsumsi bahan bakar 2,22 liter per 100 kilometer dan berhasil memperoleh Rekor Dunia Guinness sebagai kendaraan hybrid produksi massal dengan konsumsi bahan bakar terendah.
Geely mengklaim hasil tersebut lebih dari 12 persen lebih rendah dibandingkan capaian Toyota Prius dalam kondisi pengujian yang serupa.
Fokus pada Kenyamanan dan Penyempurnaan Kabin
Selain efisiensi, Geely juga menaruh perhatian pada aspek kenyamanan berkendara. Emgrand i-HEV dibekali teknologi kontrol kebisingan aktif EOC dan sistem prediksi posisi berhenti mesin yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan.
Teknologi tersebut diklaim mampu mengurangi getaran saat mesin menyala hingga 32,7 persen. Tingkat kebisingan di dalam kabin juga disebut hanya 1 desibel lebih tinggi dibandingkan kendaraan listrik berbasis baterai.
Sedan hybrid ini turut menggunakan baterai berkecepatan tinggi berkapasitas 1 kWh yang dirancang untuk menggabungkan bobot ringan, kemampuan penyaluran daya tinggi, serta efisiensi pemulihan energi.
Sekadar informasi, peluncuran Emgrand i-HEV dilakukan di tengah pertumbuhan bisnis kendaraan energi baru Geely yang terus berlanjut.
Pada 1 Juni 2026, Geely Auto melaporkan total penjualan grup sepanjang Mei 2026 mencapai 237.637 unit. Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan secara tahunan maupun bulanan selama tiga bulan berturut-turut.
Dari total penjualan tersebut, kendaraan energi baru menyumbang 133.355 unit atau sekitar 56 persen dari keseluruhan penjualan grup.
Sementara itu, penjualan ekspor Geely mencapai 85.144 unit, meningkat 184 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sekaligus menjadi rekor tertinggi untuk ekspor bulanan perusahaan.(*)