KABARBURSA.COM – Inchcape GWM Indonesia mencatatkan hampir 350 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Pemesanan mobil GWM di IIMS 2026 melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan IIMS 2025.
Agen pemegang merek (APM) GWM di Indonesia menilai, naiknya jumlah pemesanan ini mencerminkan meningkatnya minat konsumen terhadap lini produk Great Wall Motor (GWM) di pasar domestik.
Secara kumulatif, sejak peluncuran GWM Tank 500 Diesel pada awal Februari 2026, total pemesanan GWM di Indonesia telah mendekati 600 unit.
Angka tersebut diklaim mempertegas daya tarik kuat portofolio produk Sport Utility Vehicle (SUV) GWM yang dinilai semakin relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia.
CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto mengapresiasi respons positif masyarakat selama pameran otomotif tahunan tersebut.
“Capaian ini adalah bukti nyata dari penerimaan positif terhadap filosofi global kami All Scenarios, All Powertrains, All Users. GWM menghadirkan pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas urban modern, sekaligus mampu menjawab berbagai skenario perjalanan di negara kepulauan seperti Indonesia," ujarnya lewat keterangan resmi, Jumat, 20 Februari 2026.
Lebih lanjut, GWM Tank 300 Diesel menjadi salah satu kontributor utama pemesanan. Varian 4x4 menyumbang 22 persen dari total SPK, sementara varian 4x2 berkontribusi 11 persen.
Untuk GWM Tank 500 Diesel, varian 4x2 mencatat kontribusi pemesanan terbesar sebesar 22 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kenyamanan dan interior berkelas menjadi pertimbangan utama konsumen di segmen Premium Big SUV.
Di sisi lain, varian 4x4 juga mencatat pemesanan kompetitif sebesar 20 persen, mencerminkan minat konsumen terhadap kemampuan jelajah dan fitur off-road yang lebih lengkap.
Selain lini SUV, mobil listrik GWM ORA 03 juga mencatatkan tren positif dengan kontribusi 18 persen dari total pemesanan selama pameran.
Secara keseluruhan, lonjakan pemesanan GWM di IIMS 2026 memperlihatkan strategi produk Inchcape GWM Indonesia mulai mendapatkan traksi kuat, baik di segmen SUV konvensional maupun kendaraan listrik.(*)