KABARBURSA.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) berencana meminta persetujuan pemegang saham terkait akuisisi SMS Development Limited melalui anak usahanya, PT Raharja Energi Madura (REM).
Agenda tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 7 Mei 2026. Aksi ini masuk dalam kategori transaksi material sesuai POJK No. 17/POJK.04/2020.
Manajemen RATU dalam keterbukaan informasi menyampaikan bahwa transaksi tersebut dilakukan melalui REM sebagai entitas terkendali. Akuisisi ini juga disertai permintaan persetujuan pemberian corporate guarantee dan atau jaminan defisit kas atas fasilitas kredit yang diperoleh REM.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari struktur pembiayaan transaksi.
SMS Development Limited merupakan perusahaan berbasis British Virgin Islands yang memiliki 20 persen saham di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML). HCML adalah operator blok minyak dan gas di Selat Madura yang bergerak dalam kegiatan produksi migas.
Dengan struktur tersebut, akuisisi SMS Development berarti memberikan akses tidak langsung terhadap participating interest di blok tersebut.
RATU sebelumnya telah menandatangani Share Purchase Agreement pada 25 Desember 2025 untuk mengambil alih 100 persen saham SMS Development Limited. Transaksi tersebut merupakan hasil dari proses tender yang dimenangkan RATU melalui REM.
Namun hingga saat ini, penyelesaian akuisisi masih menunggu persetujuan pemegang saham.
Rencana ini menunjukkan arah ekspansi RATU ke sektor hulu migas melalui kepemilikan pada aset yang telah beroperasi. Kepemilikan 20 persen di HCML melalui SMS Development memberikan eksposur pada kegiatan produksi minyak dan gas, bukan pada tahap eksplorasi awal.
Struktur ini berbeda dibanding pengembangan proyek baru yang umumnya membutuhkan waktu lebih panjang.
Di sisi lain, permintaan persetujuan corporate guarantee dan jaminan defisit kas menjadi bagian dari agenda yang diajukan ke pemegang saham. Persetujuan ini berkaitan dengan potensi dukungan RATU terhadap kewajiban pembiayaan REM.
Dengan demikian, transaksi ini tidak hanya mencakup pengambilalihan saham, tetapi juga menyentuh aspek struktur pendanaan grup.
Selain agenda akuisisi, RATU juga akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari yang sama. Agenda RUPST meliputi persetujuan laporan tahunan direksi, laporan pengawasan dewan komisaris, serta pengesahan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025.
Pemegang saham juga akan diminta menetapkan penggunaan laba bersih, menunjuk auditor independen, serta menentukan remunerasi direksi dan komisaris.
Rapat dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2026 pukul 10.00 WIB di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta. RATU juga menyediakan fasilitas kehadiran secara elektronik melalui eASY.KSEI sesuai ketentuan POJK yang berlaku.
Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 14 April 2026.
Pelaksanaan RUPSLB ini menjadi tahap lanjutan dari rencana akuisisi yang telah diumumkan sejak akhir 2025. Persetujuan pemegang saham akan menentukan apakah transaksi dapat dilanjutkan ke tahap penyelesaian.
Dengan demikian, keputusan dalam rapat tersebut akan menjadi penentu arah ekspansi RATU ke sektor hulu migas melalui kepemilikan di SMS Development Limited.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.