INFOGRAFIS AS Beri Pengecualian Minyak Rusia untuk India
KABARBURSA.COM - Amerika Serikat memberi sinyal kepada negara-negara Kelompok Tujuh (G7) bahwa pelonggaran sanksi terhadap minyak Rusia bersifat sementara dan tidak dimaksudkan sebagai perubahan permanen terhadap kebijakan tekanan ekonomi kepada Moskow. Hal itu disampaikan dalam pembicaraan telepon para menteri keuangan G7 setelah pemerintahan Presiden Donald Trump memberikan pengecualian terbatas kepada India untuk membeli minyak Rusia yang sebelumnya tertahan akibat sanksi. Washington menegaskan bahwa kebijakan tersebut memiliki batasan ketat baik dari sisi durasi maupun ruang lingkup, serta tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan minyak Rusia. Komisioner Ekonomi Uni Eropa Valdis Dombrovskis mengatakan langkah tersebut sempat memicu kekhawatiran di kalangan negara-negara Eropa karena berpotensi dianggap sebagai pelonggaran tekanan terhadap Rusia, terutama di tengah lonjakan harga energi global akibat konflik Iran. Meski demikian, ia menegaskan posisi Amerika Serikat tetap sejalan dengan negara-negara Eropa untuk mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Rusia, mengingat kenaikan harga minyak dan gas global berpotensi kembali meningkatkan pendapatan energi Moskow yang sebelumnya sempat tertekan oleh sanksi internasional.