Logo
>

Perluas Ekspor, Kemendag Gelar Diskusi dengan Enam Negara Mitra

Jejaring bisnis tersebut ditujukan untuk memperluas akses pasar ekspor produk-produk Indonesia ke negara-negara tujuan ekspor.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Perluas Ekspor, Kemendag Gelar Diskusi dengan Enam Negara Mitra
Ilustrasi Perdagangan Internasional. Foto: Dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyelenggarakan kegiatan jejaring bisnis berupa diskusi langsung antara empat pelaku usaha Indonesia dan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra yakni Yordania, Nigeria, Pakistan, Amerika Serikat, Sudan, dan Iran.

    Jejaring bisnis tersebut ditujukan untuk memperluas akses pasar ekspor produk-produk Indonesia ke negara-negara tujuan ekspor.

    Direktur Jenderal PEN Kemendag, Fajarini Puntodewi menntatakan melalui penyelenggaraan kegiatan jejaring bisnis ini, Kemendag menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memfasilitasi para pelaku usaha nasional

    "Agar mampu bersaing di pasar global serta meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia secara berkelanjutan,” ujar dia dalam keterangannya dikutip, Minggu 18 Januari  2026.

    Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Wicaksono Putro menyampaikan, jejaring bisnis merupakan forum  strategis untuk memperkuat konektivitas pelaku usaha nasional dengan pasar global.

    Menurutnya, pelaku usaha Indonesia dapat memperoleh pemahaman mengenai karakteristik serta regulasi pasar negara tujuan.

    “Melalui forum ini, eksportir Indonesia dapat mempresentasikan produk unggulannya secara langsung sekaligus memperoleh masukan mengenai karakteristik dan regulasi pasar negara tujuan,” tutur Bayu.

    Bayu memaparkan, sesi diskusi dalam jejaring bisnis tersebut menghasilkan sejumlah masukan strategis dari para diplomat negara mitra, khususnya terkait peluang ekspansi ke pasar Afrika, Amerika, dan Timur Tengah.

    Mereka menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi teknis produk makanan dan minuman, terutama untuk memasuki pasar Yordania.

    Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk menjalin komunikasi aktif dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) sebagai upaya memperkuat kerja sama bisnis dan memperkuat koneksi kerja sama internasional. Mengembangkan variasi produk juga keluar sebagai saran untuk mempermudah penetrasi global.

    Empat perusahaan unggulan Indonesia turut berpartisipasi, yakni PT Herisa Dwi Sejahtera, Moonbizt Oathentic.id, PT Victoria Care Indonesia Tbk, dan PT Mula Dravya, dengan memaparkan potensi produk yang telah memenuhi standar global.

    PT Herisa Dwi Sejahtera memaparkan produk turunan kelapa premium seperti briket dan kelapa parut kering (dessicated coconut) yang telah menembus pasar Eropa hingga Timur Tengah.

    Selanjutnya, Moonbizt Oathentic.id memperkenalkan produk makanan sehat berbasis nabati yang dikembangkan bersama petani lokal di Bandung dan Bali.

    Sementara itu, PT Victoria Care Indonesia Tbk mempresentasikan produk perawatan diri melalui merek Herborist dan Miranda yang telah diekspor ke berbagai negara di Asia.

    Kemudian, PT Mula Dravya Nusantara mempromosikan biji kopi Arabika dan Robusta pilihan yang bersumber langsung dari petani di Lampung dan Jawa Barat. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.