KABARBURSA.COM - RUPS PLN 2026 menetapkan perubahan susunan direksi dengan menambah posisi Wakil Direktur Utama guna memperkuat tata kelola dan mendukung transformasi perusahaan.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) resmi menyetujui perubahan komposisi jajaran direksi perusahaan, termasuk penambahan nomenklatur Wakil Direktur Utama (Wadirut).
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan keputusan tersebut ditetapkan dalam RUPS yang digelar di Kantor Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta.
Menurut Gregorius, perubahan susunan direksi merupakan bagian dari langkah penguatan tata kelola perusahaan sekaligus menjaga kesinambungan transformasi PLN dalam menghadapi dinamika industri ketenagalistrikan yang terus berkembang. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mendukung target pembangunan nasional di sektor energi.
PLN turut menyampaikan apresiasi kepada para anggota direksi yang telah mengakhiri masa jabatannya atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam mendorong transformasi perusahaan, memperkuat kinerja korporasi, meningkatkan layanan kepada pelanggan, serta mendukung agenda transisi energi nasional.
Selain itu, perusahaan juga memberikan ucapan selamat kepada para direksi yang memperoleh amanah baru dalam kepengurusan periode berikutnya.
PLN meyakini pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan jajaran direksi yang baru akan memperkuat upaya perusahaan dalam menjalankan mandat penyediaan tenaga listrik yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam RUPS tersebut, posisi Wakil Direktur Utama resmi ditambahkan ke dalam struktur organisasi direksi PLN. Adapun susunan Direksi PLN yang baru adalah sebagai berikut:
Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama;
Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama;
Nurlely Aman sebagai Direktur Legal dan Manajemen Human Capital;
Sulistyo Biantoro sebagai Direktur Keuangan;
Rakhmad Dewanto Haris J. sebagai Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis;
Suroso Isnandar sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan;
Edwin Nugraha Putra sebagai Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan;
M. Fahrur Rozy sebagai Direktur Retail dan Niaga;
Denny Triyanto sebagai Direktur Manajemen Risiko;
Daniel Karmel Fernando Tampubolon sebagai Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem;
Rizal Calvary Marimbo sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan;
Arsyadany G. Akmalaputri sebagai Direktur Distribusi.(*)