Logo
>

UMKM Digenjot, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

Sektor UMKM masih perlu didorong lebih jauh di tengah pertumbuhan ekonomi

Ditulis oleh Hutama Prayoga
UMKM Digenjot, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi
Ilustrasi UMKM (Foto: dok. BRI)

KABARBURSA.COM - Pemerintah terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama perekonomian nasional. Upaya ini diwujudkan melalui peningkatan akses pembiayaan, penguatan literasi keuangan, serta pengembangan ekosistem digital.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif berkat penguatan di level makro, namun sektor UMKM masih perlu didorong lebih jauh.

Ia menekankan bahwa pembelajaran ke depan tidak hanya sebatas inklusi keuangan, melainkan harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Artinya, mereka harus memiliki pengetahuan dan mereka tahu risikonya,” ujar Airlangga dalam keterangannya , Senin, 4 Mei 2026.

Airlangga menekankan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berfokus pada perluasan akses pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan pemahaman pelaku usaha terhadap risiko, khususnya dalam era digital.

Menurutnya, inklusi keuangan perlu diiringi dengan literasi yang memadai, termasuk pemahaman terhadap keamanan digital agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan keuangan secara optimal dan aman.

Pemerintah sendiri terus memperkuat dukungan terhadap UMKM melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan target sebesar Rp279 triliun pada tahun ini.

Skema pembiayaan juga dikembangkan secara lebih terarah berdasarkan sektor, mencakup pembiayaan usaha kecil di sektor perumahan, industri padat karya, hingga sektor pertanian dan pangan.

Selain itu, Pemerintah mendorong penguatan ekosistem keuangan melalui berbagai inisiatif, antara lain peningkatan literasi dan inklusi keuangan, pengembangan ekosistem ultra mikro, serta inovasi investasi seperti Reksa Dana PINTAR. Penguatan sistem pembayaran digital juga terus dilakukan guna mendukung transaksi yang lebih efisien dan inklusif bagi pelaku usaha.

Kendati demikian, rasio pembiayaan UMKM di Indonesia masih perlu ditingkatkan agar dapat sejajar dengan negara-negara kawasan seperti Thailand dan Malaysia yang telah mencapai level dua digit. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk memperluas akses pembiayaan UMKM agar lebih kompetitif dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah mendorong penguatan kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mendukung transformasi UMKM Indonesia.

Melalui sinergi tersebut, jumlah pelaku usaha UMKM yang memperoleh akses pembiayaan diharapkan terus meningkat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Saya pikir kita harus mereplikasikan hal-hal ini dengan lesson learned yang tertulis di buku. Jadi saya membutuhkannya bukan hanya untuk dicetak, tetapi juga untuk diimplementasikan pada fase kedua," pungkas Airlangga. (*)

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.