KABARBURSA.COM - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat di tengah ketegangan AS dan Iran yang kembali terjadi.
Mengutip Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 358,34 poin atau 0,69 persen menjadi 52.234,45, S&P 500 ditutup ke level 7.432,92 atau meningkatkan 1,07 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 1,84 persen ke level 25.761,96.
Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York melihat ketegangan antara AS dan Iran selama akhir pekan lalu tidak berdampak negatif pada pasar.
"Pasar sedang menantikan dan bersiap untuk musim laporan keuangan, yang tidak terlalu jauh lagi," katanya.
Adapun, sebagian besar perusahaan S&P 500 dijadwalkan mulai melaporkan hasil kuartal kedua setelah pertengahan Juli 2026 mendatang.
Sektor jasa komunikasi memimpin kenaikan di antara sektor-sektor S&P 500. Saham Comcast naik 6,1 persen setelah mereka berencana memisahkan diri menjadi dua perusahaan independen yang terdaftar di bursa saham melalui pemisahan bebas pajak dari NBCUniversal dan Sky.
Sementara itu Saham SpaceX naik 5,3 persen setela perusahaan yang baru IPO itu akan ditambahkan ke indeks Nasdaq 100 pada 7 Juli. Sedangkan perusahaan induk Google, Alphabet, naik 4,6 persen saat memulai hari pertamanya sebagai komponen Dow Jones.
Menurut Cardillo, laporan keuangan di akhir kuartal bisa membuat investor membeli saham-saham tertentu untuk membuat portofolio mereka terlihat lebih baik.
Di sisi lain, RBC Capital Markets menyebutkan kekuatan pendapatan dan latar belakang makro yang mendukung menjadi alasan mereka menaikkan target 12 bulan untuk indeks S&P 500 di level 8.150 dari 7.900. (*)