Logo
>

Aliran Dana Asing Masuk ke BMRI dan BBRI, Sinyal Apa?

Harga pun bergerak positif dengan volume besar dan aktivitas order book yang kuat.

Ditulis oleh Syahrianto
Aliran Dana Asing Masuk ke BMRI dan BBRI, Sinyal Apa?
Dua saham pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). (Foto: Dok. KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Dua saham pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), menjadi fokus pembelian investor asing pada perdagangan Kamis, 20 November 2025 sesi pertama. 

Berdasarkan data Stockbit, keduanya masuk daftar net foreign buy tertinggi hingga akhir perdagangan tengah hari pukul 12.00 WIB.

Dalam daftar 20 besar pembelian asing, BMRI berada di posisi ketiga dengan net foreign buy 92,66 juta saham. Total pembelian asing tercatat 129,59 juta saham, sementara penjualan berada di 36,93 juta saham. Pergerakan harga menunjukkan BMRI diperdagangkan di level 4.980, naik 2,68 persen dari penutupan sebelumnya. 

Transaksi berlangsung dalam rentang 4.900–4.990 dengan volume 152,43 juta saham. Pada sisi antrean, order book memperlihatkan bid 361.641 lot dan offer 713.695 lot, dengan total 9.613 frekuensi perdagangan.

Sementara itu, BBRI menempati urutan keempat dengan net foreign buy 40,38 juta saham. Investor asing membeli 55,13 juta saham dan melepas 14,74 juta saham. BBRI diperdagangkan pada level 4.030, menguat 0,75 persen, dengan rentang harga 4.010–4.050. 

Volume transaksi mencapai 88,83 juta saham, sedangkan order book mencatat bid 995.863 lot dan offer 1.408.135 lot, dengan total 16.469 frekuensi perdagangan.

Data broker summary Stockbit untuk periode 19 November 2025 menunjukkan Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) tercatat sebagai pembeli asing terbesar di BBRI dengan nilai Rp119,4 miliar dan volume 299,3 ribu lot. Pada sisi lain, sejumlah broker lokal tercatat berada pada posisi jual bersih.

Selain BMRI dan BBRI, daftar pembelian asing juga mencatat saham lain seperti BUVA, BULL, CUAN, WIFI, dan BBCA. Namun, dua saham perbankan pelat merah tersebut menjadi penyumbang signifikan dalam arus masuk asing pada sektor perbankan sepanjang sesi tengah hari.

Jejak Asing Sehari Sebelumnya

Berdasarkan data broker summary Stockbit untuk perdagangan Rabu, 19 November 2025, aliran dana asing pada dua saham perbankan besar, yakni BMRI dan BBRI, menunjukkan aktivitas masuk yang menonjol melalui beberapa broker asing utama.

Untuk BMRI, broker ZP tercatat sebagai pembeli terbesar dengan nilai Rp119,4 miliar dan volume 299,3 ribu lot pada harga rata-rata Rp3.991. Pembelian asing juga terlihat dari UBS Sekuritas Indonesia (AK) dengan nilai Rp82,5 miliar dan OCBC Sekuritas Indonesia (TP) senilai Rp26,6 miliar. 

Tiga broker tersebut membentuk mayoritas arus masuk pada perdagangan BMRI sehari sebelum penguatan di sesi tengah hari ini.

Sementara posisi jual pada BMRI tercatat berasal dari beberapa broker yang berbeda, termasuk CGS International Sekuritas Indonesia (YU) dan beberapa broker lokal, sesuai data pada panel ringkasan broker.

Untuk BBRI, jejak aktivitas broker asing yang sama juga terlihat melalui kode ZP, AK, BK, dan YU, berdasarkan pola perdagangan pada periode yang sama. Rincian lengkap mencerminkan adanya minat beli konsisten melalui broker asing besar pada sesi perdagangan sehari sebelumnya. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.