Logo
>

Arah Kebijakan Pasar Modal 2026: OJK Fokus Integritas dan Pendalaman Pasar

Fokusnya adalah memastikan pasar modal tumbuh berkelanjutan dan berintegritas

Ditulis oleh Desty Luthfiani
Arah Kebijakan Pasar Modal 2026: OJK Fokus Integritas dan Pendalaman Pasar
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM– Otoritas Jasa Keuangan menetapkan arah kebijakan pengembangan pasar modal tahun 2026 dengan fokus pada penguatan integritas, pendalaman pasar, dan pengembangan keuangan berkelanjutan. Kebijakan ini disusun mengacu pada roadmap pengembangan pasar modal Indonesia 2023–2027 serta selaras dengan agenda pembangunan nasional dan program prioritas pemerintah.

    Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK, Eddy Manindo Harahap, menyampaikan bahwa pasar modal Indonesia akan menghadapi tantangan yang semakin dinamis pada 2026, baik dari sisi global maupun domestik. Oleh karena itu, OJK menyiapkan sejumlah program strategis untuk memastikan pasar modal tetap tumbuh sehat dan berdaya saing.

    “Fokus kami adalah memastikan pasar modal tumbuh berkelanjutan dan berintegritas,” ujar Eddy dalam konferensi pers penutupan pasar di BEI, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

    Empat program strategis OJK pada 2026 meliputi pendalaman pasar, peningkatan integritas, penguatan kelembagaan pelaku usaha jasa keuangan, serta pengembangan keuangan berkelanjutan. Dalam aspek pendalaman pasar, OJK akan mendorong pengembangan produk pasar modal, peningkatan likuiditas, serta penguatan peran investor domestik agar pasar tidak terlalu bergantung pada arus dana asing.

    Sementara itu, peningkatan integritas pasar akan difokuskan pada efektivitas pengenaan sanksi serta peningkatan kualitas emiten dan perusahaan publik. 

    OJK juga akan memperkuat kelembagaan perusahaan efek dan manajer investasi, termasuk pengaturan lebih lanjut terkait pengendalian internal dan manajemen risiko teknologi informasi, khususnya menghadapi risiko keamanan siber.

    Di sisi keuangan berkelanjutan, OJK berkomitmen memperluas penggunaan bursa karbon serta menyusun roadmap pasar modal berkelanjutan Indonesia 2026–2030. Melalui langkah tersebut, pasar modal diharapkan dapat berperan lebih besar dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian global.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Desty Luthfiani

    Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

    Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

    Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

    Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".