Logo
>

AS-Iran Sepakat Damai, Futures Wall Street Langsung Terbang

Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan damai untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran. Kabar ini langsung memicu lonjakan bursa berjangka Wall Street.

Ditulis oleh Syahrianto
AS-Iran Sepakat Damai, Futures Wall Street Langsung Terbang
Ilustrasi: Suasana dalam New York Stock Exchange atau Wall Street. (Foto: Wikimedia Commons)

KABARBURSA.COM – Kontrak berjangka saham (futures) bergerak naik pada Minggu, 14 Juni 2026 malam untuk memulai pekan perdagangan yang lebih pendek karena hari libur. Pergerakan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran.

Dilansir CNBC, kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average bertambah 342 poin, atau menguat 0,7 persen. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,9 persen, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 melonjak 1,4 persen.

Trump mengatakan pada Minggu malam melalui media sosial bahwa kesepakatan dengan Iran kini "telah selesai." Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan bahwa upacara penandatanganan resmi akan berlangsung pada hari Jumat di Swiss.

Trump juga mengatakan bahwa ia telah mengizinkan pembukaan kembali jalur pelayaran utama Selat Hormuz. Langkah ini langsung membuat harga minyak runtuh pada hari Minggu, di mana minyak mentah AS turun hampir 5 persen.

Pengumuman Trump ini muncul setelah aksi saling tembak antara Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Teheran di Lebanon sempat meningkatkan ketidakpastian mengenai apakah kesepakatan tersebut dapat diselesaikan pada hari Minggu.

Tiga indeks utama saham AS baru saja melewati pekan yang menguntungkan, di mana sentimen pasar didorong pada hari Jumat oleh penawaran umum perdana (IPO) SpaceX yang memecahkan rekor. SpaceX mengakhiri perdagangan hari Jumat dengan kapitalisasi pasar di atas USD2 triliun setelah melonjak lebih dari 19 persen.

"Kesuksesan IPO SpaceX secara umum merupakan sinyal positif bagi minat investor yang lebih luas terhadap inovasi dan teknologi," kata Evan Schlossman, prinsipal di SuRo Capital. "Ini merupakan refleksi dari permintaan, ketertarikan, dan keinginan untuk berinvestasi pada perusahaan-perusahaan jenis ini."

Investor tengah menantikan rilis data ekonomi terkait sektor perumahan dan penjualan ritel pada pekan ini. Mereka juga akan memantau dengan ketat rapat kebijakan Federal Reserve. Berdasarkan alat pantau CME FedWatch, kontrak berjangka suku bunga Fed menunjukkan peluang lebih dari 98 persen bahwa rapat tersebut akan berakhir dengan suku bunga yang tidak berubah.

Pasar saham akan ditutup pada hari Jumat untuk memperingati hari libur nasional Juneteenth.

Trader SpaceX Mendorong Kontrak Berjangka Perpetual Lebih Tinggi

Para pedagang kripto yang mencoba mendahului pasar saham tradisional memperhitungkan potensi kenaikan yang lebih besar untuk SpaceX pada Minggu malam, menyusul debut publiknya yang sangat sukses pada hari Jumat.

Pasar kontrak berjangka perpetual (perpetual futures) SpaceX di platform Hyperliquid melihat lonjakan aktivitas sekitar pukul 5 sore waktu ET. Kontrak perpetual tersebut melompat dari sekitar USD166 ke atas USD180 sebelum akhirnya kembali terkoreksi.

Karena kontrak ini diperdagangkan menggunakan daya ungkit (leverage), pergerakan tersebut juga bisa diperkuat oleh fenomena short squeeze, di mana para pedagang yang bertaruh melawan kontrak tersebut terpaksa membeli kembali posisi mereka seiring melonjaknya harga.

SpaceX Mencatat Minat Investor Ritel Tertinggi dalam Sejarah IPO Baru-baru Ini

Menurut data dari VandaTrack, IPO SpaceX mencatat nilai pembelian bersih (buy-in) terbesar dari investor ritel dalam sejarah baru-baru ini.

Perusahaan riset tersebut memberi tahu para kliennya bahwa investor individu membeli saham perusahaan roket tersebut dengan nilai bersih sekitar USD118 juta selama sesi perdagangan berlangsung. Menurut Vanda, SpaceX menyumbang lebih dari setengah dari seluruh pembelian bersih untuk saham tunggal pada sesi tersebut.

Namun, Vanda menyebutkan bahwa para pedagang ritel secara bersamaan membuang saham-saham yang mencetak keuntungan besar sepanjang tahun berjalan (year-to-date) pada pekan lalu, termasuk Micron, Marvell, dan Robinhood. Secara keseluruhan, pekan lalu mencatat pembelian ritel bersih terlemah sejak Maret 2020, demikian temuan Vanda.

Dengan kata lain: "IPO SpaceX bukanlah perahu yang mengangkat semua pasang surut bagi investor ritel," ungkap Vanda kepada para kliennya.

SpaceX dibuka pada harga USD150 per saham pada hari Jumat, menandai keuntungan sekitar 11 persen dari harga IPO yang ditetapkan sebesar USD135. Sahamnya melonjak lebih dari 19 persen dalam sesi tersebut, yang membawa kapitalisasi pasarnya menembus di atas USD2 triliun.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.