KABARBURSA.COM – Pasar saham Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan pada pekan kedua Juni 2026. Sejumlah emiten mencetak kenaikan harga luar biasa dalam kurun waktu sepekan.
Saham-saham tersebut bergerak sangat agresif mengalahkan performa rata-rata saham unggulan lainnya.
Barisan 10 saham terbaik tersebut tercatat mengalami lonjakan return berkisar antara 46 persen hingga 132 persen. Investor merespons positif berbagai aksi korporasi dan sentimen industri yang berkembang sepanjang pekan.
Selain tiga emiten teratas terdapat jajaran saham lain yang mencatatkan kinerja luar biasa. Saham ASPR berada di urutan keempat dengan return mingguan mencapai angka 61,19 persen. Emiten ini ditutup pada level harga Rp216 per lembar.
Selanjutnya saham POLU menempati peringkat kelima setelah membukukan kenaikan sepekan sebesar 56,27 persen. Harga saham emiten berkapitalisasi besar ini mendarat di posisi Rp14.025 per lembar. Performa gemilang ini diikuti oleh emiten berkode FOLK.
Saham FOLK mengamankan posisi keenam dengan mencatatkan return mingguan sebesar 53,73 persen. Emiten tersebut berhasil menutup perdagangan akhir pekan pada tingkat harga Rp206 per lembar. Investor aktif melakukan transaksi pada instrumen ini.
Tiga saham berikutnya yang melengkapi daftar elit ini adalah RGAS, RISE, dan MLPT. Saham RGAS menorehkan pertumbuhan mingguan 47,52 persen dan mendarat di level Rp149. Sementara itu saham RISE menyusul dengan imbal hasil sepekan sebesar 46,91 persen.
Saham MLPT menduduki posisi kesembilan dengan mencetak return satu pekan mencapai 46,38 persen. Harga saham emiten teknologi ini bertengger pada level premium Rp20.200 per lembar. Terakhir saham TRIN menutup daftar sepuluh besar dengan return 46,15 persen.
Bedah Kinerja Saham FORU, BABY, dan SGER
Saham PT Fortune Indonesia Tbk dengan kode emiten FORU memimpin di posisi teratas.
Emiten ini mencatatkan lonjakan harga yang sangat fantastis sepanjang pekan perdagangan tersebut. Harga saham FORU melesat dari posisi awal Rp1.620 per lembar saham.
Pada perdagangan tanggal 8 Juni 2026 saham FORU ditutup melonjak sebesar 24,69 persen. Harga saham emiten ini langsung bertengger pada level Rp2.020 per lembar saham.
Penguatan tersebut berlanjut secara konsisten pada perdagangan tanggal 9 Juni 2026. Saham FORU kembali menguat sebesar 21,78 persen menuju level Rp2.460 per lembar. Volume perdagangan saham ini tercatat mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Aksi beli masif kembali membawa saham FORU melonjak pada akhir pekan tanggal 12 Juni 2026. Saham emiten ini menguat sebesar 22,80 persen ke level Rp3.770 per lembar. Secara akumulatif dalam sepekan harga saham FORU telah melonjak sebesar 132,72 persen.
Posisi kedua ditempati oleh saham PT Multitrend Indo Tbk dengan kode perdagangan BABY. Saham emiten ini juga mencatatkan volatilitas harga yang sangat tinggi sepanjang pekan. Pergerakan saham BABY menarik perhatian besar dari para pelaku pasar.
Saham BABY mengawali pekan perdagangan dengan koreksi tipis sebesar 7,14 persen. Namun emiten ritel ini langsung bangkit dan melonjak 34,62 persen pada tanggal 9 Juni 2026. Harga saham emiten ini melejit ke level Rp140 per lembar.
Lonjakan harga kembali terjadi pada perdagangan tanggal 10 Juni 2026 sebesar 35,00 persen. Saham BABY melesat hingga mencapai level harga Rp189 per lembar saham. Pada tanggal 11 Juni 2026 saham BABY kembali menguat sebesar 23,81 persen.
Meskipun sempat terkoreksi pada akhir pekan saham BABY tetap mencatat return tinggi. Saham ini ditutup pada level Rp200 per lembar pada tanggal 12 Juni 2026. Secara total sepekan saham BABY membukukan kenaikan 78,57 persen.
Emiten PT Sumber Global Energy Tbk dengan kode saham SGER menempati urutan ketiga. Saham perusahaan komoditas energi ini menunjukkan performa yang sangat solid sepanjang pekan. Pergerakan harga saham terpantau bergerak dalam tren naik konsisten.
Saham SGER mengawali perdagangan pekan ini pada tingkat harga Rp240 per lembar saham. Pada tanggal 9 Juni 2026 harga saham melonjak sebesar 20,83 persen ke level Rp290. Kenaikan berlanjut pada tanggal 10 Juni 2026 sebesar 20,69 persen.
Saham SGER menutup pekan perdagangan tanggal 12 Juni 2026 dengan kenaikan 12,78 persen. Harga saham bertengger di level Rp406 per lembar pada akhir pekan tersebut. Nilai transaksi harian saham SGER mencapai angka Rp18,63 miliar.
Dalam perhitungan satu pekan penuh saham SGER sukses mencatatkan kenaikan sebesar 69,17 persen.(*)