Logo
>

Asing Putar Haluan Sesi I, Saham Energi Dilepas–Bank dan Logam Dikoleksi

Investor asing mulai keluar dari saham energi dan petrokimia, lalu masuk ke saham bank dan logam pada sesi I perdagangan.

Ditulis oleh Syahrianto
Asing Putar Haluan Sesi I, Saham Energi Dilepas–Bank dan Logam Dikoleksi
Asing mencatat rotasi sektor dengan jual saham energi dan beli saham bank serta logam. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Investor asing mulai menunjukkan pola rotasi sektor pada perdagangan sesi I Kamis, 7 Mei 2026. Di tengah net foreign sell Rp182,50 miliar di seluruh pasar, dana asing terlihat keluar dari saham energi dan petrokimia, lalu berpindah ke saham perbankan dan logam.

Data Foreign Activity Midday Stockbit Sekuritas Digital, yang dihimpun Kabarbursa.com, menunjukkan total pembelian asing di seluruh pasar mencapai Rp3,12 triliun. Namun nilai penjualan asing lebih besar yakni Rp3,30 triliun sehingga pasar masih mencatat net foreign sell Rp182,50 miliar.

Tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Saham ini mencatat net foreign sell sebesar Rp96,40 miliar dengan volume mencapai 41,99 juta saham.

Selain BRPT, saham sektor energi dan komoditas juga mendominasi daftar top foreign sell. Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dilepas asing sebesar Rp34 miliar dengan volume 13,46 juta saham.

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatat net sell Rp33,23 miliar, sedangkan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dilepas Rp24,42 miliar.

Tekanan jual juga terlihat di saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp21,62 miliar dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp20,80 miliar.

Investor asing turut melepas saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp20,38 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp17,06 miliar, serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp16,42 miliar.

Sementara itu, saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatat net foreign sell Rp41,05 miliar dengan volume 81,31 juta saham. Saham lain yang ikut dilepas yakni PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp25,54 miliar, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) Rp20,03 miliar, dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Rp16,81 miliar.

Di sisi lain, rotasi dana asing mulai mengarah ke saham perbankan dan logam. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham paling banyak dikoleksi asing dengan net buy Rp113 miliar dan volume mencapai 35,09 juta saham.

Saham PT Timah Tbk (TINS) menyusul dengan net foreign buy Rp70,59 miliar dan volume 17,19 juta saham. Sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dibeli asing sebesar Rp36,46 miliar.

Asing juga masuk ke saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp10,05 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp9,73 miliar.

Pada kelompok perbankan lain, saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencatat net buy Rp8,81 miliar dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp4,92 miliar.

Selain bank dan logam, saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) juga mencatat net foreign buy Rp9,27 miliar dengan volume transaksi mencapai 185,45 juta saham.

Saham lain yang masuk daftar top foreign buy yakni PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) Rp27,68 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp16,55 miliar, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Rp13,98 miliar, serta PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Rp9,24 miliar.

Investor asing juga memborong saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) Rp8,66 miliar, PT Indosat Tbk (ISAT) Rp8,04 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp7,90 miliar, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp7,86 miliar.

Sementara itu, aktivitas broker masih didominasi institusi besar. Mandiri Sekuritas (CC) menjadi broker dengan nilai transaksi terbesar sebesar Rp5 triliun.

Stockbit Sekuritas Digital (XL) menyusul dengan transaksi Rp3,31 triliun, diikuti UBS Sekuritas Indonesia (AK) Rp1,73 triliun dan Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) Rp1,64 triliun.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) mencatat transaksi Rp1,45 triliun. Sementara Trimegah Sekuritas Indonesia (LG) membukukan Rp933,7 miliar dan Indo Premier Sekuritas (PD) Rp913,3 miliar.(*)

Tabel Top Foreign Buy

SahamNet BuyVolume
BBRIRp113,00 miliar35,09 juta
TINSRp70,59 miliar17,19 juta
BBNIRp36,46 miliar9,36 juta
FORERp27,68 miliar27,33 juta
PANIRp16,55 miliar1,84 juta
INETRp13,98 miliar43,03 juta
INCORp10,05 miliar1,61 juta
ANTMRp9,73 miliar2,50 juta
GOTORp9,27 miliar185,45 juta
DMASRp9,24 miliar60,71 juta

Tabel Top Foreign Sell

SahamNet SellVolume
BRPTRp96,40 miliar41,99 juta
BULLRp41,05 miliar81,31 juta
ADRORp34,00 miliar13,46 juta
MEDCRp33,23 miliar20,11 juta
BUVARp25,54 miliar23,29 juta
ENRGRp24,42 miliar13,56 juta
MDKARp21,62 miliar6,78 juta
BRENRp20,80 miliar4,26 juta
ESSARp20,38 miliar23,28 juta
MINARp20,03 miliar50,35 juta

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.