Logo
>

Awas, Dana AS Keluar dari ETF Bitcoin dan Ethereum

ETF kripto AS mencatat arus keluar beruntun sepanjang 2026, sementara dana saham internasional menyerap alokasi terbesar.

Ditulis oleh Syahrianto
Awas, Dana AS Keluar dari ETF Bitcoin dan Ethereum
Ilustrasi: Koin-koin mata uang kripto (Foto: Unsplash)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Arus dana pada exchange-traded fund (ETF) kripto di Amerika Serikat menunjukkan tren keluar dalam beberapa pekan terakhir. 

    Dilansir dari BeInCrypto, ETF spot berbasis Bitcoin dan Ethereum hanya mencatat dua pekan arus masuk positif sepanjang 2026, seiring investor mengalihkan alokasi ke pasar internasional.

    Data menunjukkan total aset ETF Bitcoin spot di AS turun dari sekitar USD 115 miliar ke kisaran USD 83 miliar. ETF Ethereum mengalami kontraksi lebih dalam, dengan aset menyusut dari sekitar USD 18 miliar menjadi mendekati USD 11 miliar.

    Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya arus masuk ke ETF saham internasional. Pada Januari, dana global di luar AS mencatat alokasi tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan menyerap sekitar sepertiga dari total arus masuk ETF, meskipun bobot asetnya relatif lebih kecil dibandingkan dana domestik.

    Kondisi tersebut mencerminkan rotasi modal dari saham pertumbuhan AS dan aset berisiko menuju pasar luar negeri yang dinilai lebih menarik dari sisi valuasi. 

    Pergeseran ini berlangsung bersamaan dengan penguatan data ketenagakerjaan AS yang mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

    Kenaikan yield Treasury meningkatkan daya tarik instrumen pendapatan tetap dan memperketat kondisi keuangan. 

    Dalam situasi tersebut, aset dengan karakter beta tinggi seperti Bitcoin dan Ethereum cenderung tertekan ketika likuiditas berpindah ke instrumen yang lebih defensif atau memberikan imbal hasil.

    Pada 2024, ETF kripto menjadi salah satu pendorong utama permintaan yang memperkuat reli harga melalui arus masuk berkelanjutan. 

    Dalam kondisi saat ini, mekanisme tersebut berubah arah, dengan ETF berfungsi sebagai jalur distribusi ketika investor melakukan realokasi portofolio.

    Perkembangan ini terjadi di tengah pergeseran dinamika likuiditas global dan perubahan preferensi investor terhadap risiko. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.