KABARBURSA.COM – Membuka perdagangan Senin, 12 Januari 2026, pergerakan Bitcoin berada dalam kondisi menguat. Momentumnya relatif terjaga sejak sesi Asia dini hari tadi. Meskipun struktur besarnya masih berada dalam fase konsolidasi, terutama setelah koreksi sejak beberapa bukan terakhir.
Dari sisi konversi ke rupiah, harga Bitcoin tercatat sekitar Rp1,55 miliar per koin. Kenaikan hariannya mencapai 1,45 persen, setara dengan tambahan nilai lebih dari Rp22 juta dalam satu hari. Pergerakan intraday ini membentuk pola naik yang cukup rapi, dengan fase awal sempat terkoreksi tipis. Namun, beberapa saat kemudian berbalik naik secara bertahap hingga mencapai area puncak.
Secara struktur, Bitcoin masih berada dalam fase pascakoreksi dari puncaknya di kisaran 120.000-130.000. Penurunan tajam terjadi sejak Oktober hingga pertengahan November, lalu diikuti fase konsolidasi yang panjang di area bawah.
Namun, sejak Desember hingga awal Januari, pergerakannya mulai membentuk dasar yang stabil. Tidak lagi mencetak lower low agresif, melainkan bergerak dalam rentang yang lebih sempit dengan beberapa kali pantulan yang cukup konsisten.
Dalam denominasi dolar, harga terakhir berada di kisaran 92.194-92.208, menguat sekitar 1,75 persen dari penutupan sebelumnya. Secara teknis, candle hari ini menunjukkan body yang relative sehat, dengan range harian dari 90.109 hingga 92.260.
Artinya, pembeli berhasil mendorong harga keluar dari area bawah dan menutupnya mendekati harga tertinggi harian. Buyer cukup percaya diri untuk mempertahankan posisi hingga akhir sesi.
Volume juga tidak meledak ekstrem. Aktivitas harian terlihat stabil dan tidak menunjukkan adanya distribusi besar. Artinya, kenaikan hari ini lebih bersifat organik, bukan hasil short squeeze atau lonjakan sesaat akibat berita Tunggal.
Dalam konteks struktur besar, Bitcoin saat ini sedang membangun basis konsolidasi di area 90.000-93.000. Selama harga bertahan di zona ini, tekanan jual terlihat semakin melemah.
Untuk pergerakan sepanjang hari ini, skenario yang paling masuk akal adalah lanjutan konsolidasi dengan bias positif. Setelah kenaikan pagi yang cukup rapi, pasar biasanya akan memasuki fase jeda untuk menguji ulang area support intraday.
Jika tekanan jual tetap tipis dan harga mampu bertahan di atas area 91.000–91.500, maka peluang untuk menguji kembali area 92.500 hingga 93.000 akan tetap terbuka. Namun jika terjadi koreksi, besar kemungkinan sifatnya hanya pullback teknikal, bukan pembalikan arah.
Dengan kata lain, performa Bitcoin hingga pagi ini bisa dibaca sebagai pemulihan yang terkontrol. Bukan reli impulsif, melainkan fase membangun kepercayaan ulang setelah tekanan panjang sebelumnya. Pasar belum masuk euforia, tetapi juga tidak lagi berada dalam mode panik.
Ini adalah fase transisi yang biasanya menentukan apakah harga akan melanjutkan struktur naiknya secara bertahap, atau kembali terjebak dalam konsolidasi lebar.(*)