KABARBURSA.COM - PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mendapat fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) yang bertujuan untuk modal kerja.
Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), BNI mengucurkan Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving sebesar ke BOAT sebesar Rp9 miliar.
Direktur/Sekretaris BOAT, Ahmad Wisya mengatakan pinjaman tersebut bertujuan untuk tambahan modal kerja usaha, seperti penyediaan dan penyewaan kapal penunjang industri oil and gas.
Selain itu, tambah Ahmad, transaksi ini juga dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk memperkuatstruktur pendanaan, memperoleh fleksibilitas pengelolaan arus kas.
"Serta mendukung kebutuhan modal kerja operasional dan menjaga keberlangsungan operasional armada kapal dalam mendukung kegiatan usaha," kata dia dalam keterangannya.
Ahmad menuturkan transaksi ini tidak mengakibatkan perubahan
terhadap struktur permodalan, namun meningkatkan liabilitas Perseroan sehubungan dengan diperolehnya fasilitas
kredit.
Namun demikian, lanjut dia, transaksi ini memberikan tambahan likuiditas, untuk menambah modal kerja dan mendukung kelangsungan kegiatan operasional Perseroan.
"Transaksi ini memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan dan operasional Perseroan melalui tersedianya tambahan modal kerja yang mendukung kelangsungan usaha Perseroan," pungkasnya.
Adapun pada kuartal I 2026, BOAT mencatat laba bersih sebesar USD10,72 ribu. Angka ini menyusut dari USD16,70 ribu pada periode yang sama tahun lalu.
Merujuk laporan keuangan yang dipublikasikan, BOAT membukukan pendapatan usaha sebesar USD3,15 juta, atau turun tipis dibanding kuartal I 2025 yang sebesar USD3,18 juta.
Adapun pada sisi liabilitas, total kewajiban BOAT pada kuartal I 2026 sebesar USD10,68 juta, menurun dari USD10,71 juta pada akhir 2025. Sementara itu total ekuitas BOAT naik menjadi USD23,49 juta dari sebelumnya USD23,48 juta. (*)