Logo
>

Cipta Selera Murni (CSMI) Lepas Merek Texas Chicken karena ini

PT Cipta Selera Murni Tbk menjelaskan penghentian penggunaan merek Texas Chicken dalam Public Expose Tahunan 2025.

Ditulis oleh Syahrianto
Cipta Selera Murni (CSMI) Lepas Merek Texas Chicken karena ini
PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menjelaskan alasan penghentian penggunaan merek dagang Texas Chicken dan keputusan beralih ke merek baru dalam Public Expose Tahunan. (Foto: Dok. Texas Chicken)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM — PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menjelaskan alasan penghentian penggunaan merek dagang Texas Chicken dan keputusan beralih ke merek baru dalam Public Expose Tahunan.

    Manajemen CSMI menyampaikan bahwa merek Texas Chicken merupakan merek dagang internasional yang kepemilikannya berada pada perusahaan induk yang berbasis di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Penggunaan merek tersebut terikat pada perjanjian yang ketat, termasuk kewajiban pemenuhan standar operasional, biaya, serta tuntutan kontraktual lainnya.

    “Penggunaan merek Texas terikat pada perjanjian yang ketat, termasuk kewajiban untuk memenuhi berbagai standar operasional, biaya, serta tuntutan lainnya,” ujar manajemen perseroan dalam sesi tanya jawab Public Expose Tahunan CSMI dikutip Senin, 29 Desember 2025.

    Manajemen menjelaskan bahwa setelah dilakukan evaluasi bisnis secara menyeluruh, kewajiban yang melekat pada penggunaan merek Texas dinilai cukup besar dan harus dipenuhi secara penuh sesuai perjanjian. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan strategis perseroan.

    “Oleh karena itu, demi keberlanjutan usaha dan fleksibilitas operasional, perseroan memutuskan untuk tidak lagi menggunakan merek Texas dan beralih ke merek baru,” lanjut manajemen.

    Seiring dengan perubahan merek dagang, CSMI juga menyampaikan adanya penyesuaian pada produk, termasuk pada aspek resep. Perseroan menegaskan bahwa resep yang digunakan saat ini tidak sepenuhnya sama dengan resep Texas Chicken.

    “Perseroan melakukan penyesuaian resep dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku serta selera pasar lokal,” kata manajemen.

    Dalam proses tersebut, CSMI bekerja sama dengan vendor atau pemasok ayam yang telah ada untuk memastikan kualitas bahan baku tetap terjaga. Dengan penyesuaian tersebut, perseroan menyatakan produk yang dihasilkan tetap memiliki standar rasa dan kualitas, namun disesuaikan dengan konsep serta kebutuhan bisnis saat ini.

    Manajemen juga mengakui bahwa penggunaan merek baru menghadirkan tantangan tersendiri, terutama di tengah tingginya tingkat persaingan industri makanan dan keberadaan banyak kompetitor yang telah lebih dikenal pasar. Untuk itu, perseroan menyiapkan sejumlah langkah operasional guna memperkuat keberlanjutan usaha.

    Strategi yang disampaikan antara lain optimalisasi outlet yang telah ada, pengaktifan kembali gerai yang sebelumnya ditinggalkan, serta rencana penambahan cabang baru untuk memperluas jaringan penjualan. 

    Dari sisi produk, perseroan menargetkan penawaran dengan harga yang lebih terjangkau, tetap sehat, dan memiliki cita rasa yang kompetitif. (*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.