KABARBURSA.COM - Direktur PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), Wong Kevin menambah kepemilikan saham BULL pada 14 April 2026. Aksi ini membuat kepemilkannya meningkat.
Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis, 16 April 2026, Wong melakukan transaksi pembelian sebanyak 2 juta saham di harga Rp472. Akumulasi ini meningkatkan total kepemilikan saham dia dari 322.837.950 menjadi 324.837.950 saham.
Porsi kepemilikan Wong setelah pembelian meningkat dari 2,08 persen menjadi 2,10 persen. Adapun menurut laporan tersebut, tujuan Wong membeli saham BULL untu berinvestasi.
Dalam laporan tersebut juga ditegaskan bahwa Wong bukan merupakan pengendali dalam strujtur kepemilikan BULL. Selain itu, tidak terdapat pihak lain yang memberikan kuasa dalam penyampaian laporan kepemilikan ini.
Pada perdagangan Kamis, 16 April 2026, saham BULL ditutup menguat sebesar 1,64 persen ataun naik 8 poin ke level Rp496. Dalam satu pekan, saham ini mengalami penguatan persen dari level Rp418 ke Rp496.
Kinerja jangka pendek juga terlihat dalam periode satu bulan yang mencatatkan kenaikan sebanyak 48,50 persen dari level Rp304 ke harga Rp496.
Namun dalam periode tiga bulan, saham ini masih mencatat koreksi sebesar 21,27 persen dengan rentang pergerakan antara Rp304 hingga Rp685.
Dalam periode enam bulan, saham BULL tercatat melonjak 162,43 persen dari level Rp190 ke Rp685. Sementara secara year to date (YTD), saham ini masih menguat 18,10 persen dengan titik bawah di Rp304 dan titik atas di Rp685.
Kinerja jangka panjang menunjukkan tren kenaikan yang lebih signifikan. Dalam satu tahun, saham BULL melonjak 346,85 persen dari level Rp107 ke Rp685. Sementara dalam tiga tahun, saham ini naik 320,34 persen dari level Rp56 ke Rp685.
Dalam rentang lebih panjang, kinerja lima tahun mencatat kenaikan sebesar 62,09 persen dari level Rp56 ke Rp685. Adapun dalam 10 tahun, saham BULL menguat 490,48 persen dengan rentang yang sama dari Rp56 hingga Rp685. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.