KABARBURSA.COM - Direktur PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR), Doni Mora tercatat melakukan transaksi penjualan saham CYBR pada 8 Januari 2026.
Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menyampaikan jumlah saham yang dilepas Doni tercatat sebanyak 60.000 saham dengan harga transaksi berada di level Rp1.780.
Transaksi yang dilakukan tanpa status repurchase agreement. Adapun disebutkan, penjualan saham ini dilakukan Doni untuk keperluan investasi lainnya.
Jumlah saham yang dimiliki Doni di PT ITSEC Asia Tbk pun berkurang imbas aksi ini. Sebelum transaksi, jumlah yang dimiliki tercatat sebanyak 2.937.100 saham, dengan porsi gak suara 0,044 persen.
Namun setelah transaksi, kepemilikan saham Doni berkurang menjadi 2.877.100 saham, sehingga porsi hak suara juga turun menjadi 0,043 persen.
Sementara itu pada perdagangan terakhir atau Jumat, 9 Januari 2026, saham CYBR ditutup melemah usai turun signifikan sebesar 3,89 persen atau 70 poin ke level Rp1.730.
Mengutip data perdagangan Stockbit, secara mingguan, saham emiten cybersecurity ini mencatat penurunan sebesar 6,23 persen dengan posisi harga diRp1. 715. Pada periode ini, harga saham bergerak di kisaran Rp1.715 hingga 1.915.
Dalam periode satu bulan, kinerja saham CYBR membukukan penguatan. Saham ini naik 27,21 perse, dengan harga terendah tercatat di Rp1.335 dan tertinggu mencapai Rp1.970.
Dalam rentang waktu tiga bulan, saham CYBR membukukan kenaikan 49,14 persen. Pada periode ini, harga saham bergerak dari level terendah 1.145 hingga menyentuh 1.970.
Adapun dalam periode enam bulan, saham CYBR masih mencatat kenaikan 84,04 persen, dengan pergerakan harga dari 860 hingga 1.970.
Secara year to date (YTD), saham CYBR berada di zona pelemahan dengan penurunan sebesar 3,62 persen, dengan kisaran harga antara 1.715 hingga 1.915.
Namun, jika ditarik dalam periode satu tahun, CYBR mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 330,35 persen. Dalam periode tersebut, harga saham bergerak dari level 390 hingga mencapai 1.970. (*)