Logo
>

IHSG Dibuka Melejit 3,36 Persen, Sektor ini Pimpin Penguatan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat tajam ke level 6.209 seiring guyuran dana asing harian dan lonjakan sektor industri dasar.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Melejit 3,36 Persen, Sektor ini Pimpin Penguatan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Senin, 15 Juni 2026. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Senin, 15 Juni 2026, dengan performa yang sangat impresif. 

Berdasarkan data pasar terkini, indeks melesat tajam sebesar 202,10 poin atau menguat 3,36 persen ke level 6.209,76. Kenaikan ini menunjukkan optimisme investor yang cukup tinggi di pasar modal Indonesia pada awal pekan ini.

Kenaikan indeks secara menyeluruh didorong oleh performa positif hampir di semua sektor. Sektor industri dasar atau Basic Industry menjadi pemimpin kenaikan dengan penguatan yang sangat signifikan mencapai 6,33 persen. Sektor lain yang juga mencatatkan kinerja positif di antaranya sektor transportasi yang naik 3,50 persen, sektor industri naik 3,47 persen, serta infrastruktur yang tumbuh 3,41 persen.

Di jajaran saham yang menjadi penggerak pasar atau Top Gainer, sejumlah emiten mencatatkan kenaikan harga yang fantastis hingga menyentuh batas atas otomatis. Magna Investama Mandiri Tbk dengan kode emiten MGNA memimpin daftar dengan lonjakan harga 29,87 persen ke level 100 per lembar saham. Diikuti oleh Bukaka Teknik Utama Tbk dengan kode BUKK yang naik 24,88 persen ke level 1.255, serta Trimitra Prawara Goldland Tbk dengan kode ATAP yang menguat 24,86 persen ke level 442.

Selain itu, Remala Abadi Tbk dengan kode DATA mencatatkan kenaikan 24,83 persen menjadi 1.810, dan Guna Timur Raya Tbk dengan kode TRUK naik 24,31 persen ke level 450.

Sementara itu, di sisi lain, terdapat pula saham-saham yang mengalami tekanan jual cukup dalam. Tempo Inti Media Tbk dengan kode TMPO memimpin daftar Top Loser dengan koreksi sebesar 10,00 persen ke harga 117. Saham lain yang juga mengalami penurunan antara lain Asia Pramulia Tbk dengan kode ASPR yang turun 8,33 persen ke level 198, dan LCK Global Kedaton Tbk dengan kode LCKM yang melemah 6,87 persen ke level 122.

Selain pergerakan saham, aktivitas investor asing juga terpantau mencatatkan pembelian bersih atau net foreign buy sebesar 287,77 miliar rupiah di seluruh pasar. Hal ini mengindikasikan adanya aliran modal masuk yang cukup deras dari investor mancanegara ke pasar saham domestik.

Menanggapi pergerakan pasar saat ini, analisis dari MNC Sekuritas untuk sesi harian 15 Juni 2026 memperkirakan bahwa posisi IHSG saat ini merupakan bagian dari gelombang 3. Dengan demikian, IHSG dinilai masih memiliki peluang untuk menguji rentang penguatan di level 6.106 hingga 6.140 serta MA20. Meskipun demikian, para investor tetap disarankan untuk tetap berhati-hati terhadap potensi koreksi ke level 5.962 hingga 6.021. Sebagai acuan, level dukungan atau support berada di angka 5.594 dan 5.344, sedangkan tingkat resistance berada pada level 6.065 dan 6.286.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".