Logo
>

IHSG Dibuka Melemah ke 7.215, Saham TRUK hingga ROCK Jadi Top Gainer

Total volume transaksi tercatat mencapai 8,96 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp526,92 miliar dari 82,69 ribu transaksi

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Melemah ke 7.215, Saham TRUK hingga ROCK Jadi Top Gainer
Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, turun 63,69 poin atau 0,87 persen ke level 7.215,52 pada Kamis, 9 April 2026. Sepanjang sesi awal, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.244,83 sebelum terkoreksi hingga level terendah di 7.211,44.

Total volume transaksi tercatat mencapai 8,96 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp526,92 miliar dari 82,69 ribu transaksi. Pergerakan IHSG menunjukkan tekanan jual yang masih dominan di awal perdagangan, meskipun sempat terjadi penguatan terbatas.

Dari sisi sektoral, seluruh sektor tercatat berada di zona merah. Sektor basic industry memimpin pelemahan dengan penurunan 1,96 persen, diikuti sektor industrial yang turun 1,82 persen dan sektor infrastruktur melemah 1,61 persen. Sementara itu, sektor teknologi turun 0,63 persen, energi melemah 0,59 persen, keuangan turun 0,40 persen, kesehatan turun 0,35 persen, transportasi melemah 0,28 persen, properti turun 0,15 persen, serta sektor consumer cyclicals dan non-cyclicals masing-masing terkoreksi 0,75 persen dan 0,61 persen.

Di tengah tekanan tersebut, sejumlah saham justru mencatatkan penguatan signifikan. PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) dari sektor transportasi melonjak 24,66 persen ke level 364. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang bergerak di sektor properti menguat 20,97 persen ke level 3.000. Selanjutnya, PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) dari sektor keuangan naik 10,74 persen ke level 134. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) di sektor teknologi terapresiasi 10,47 persen ke level 1.055, sementara PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) dari sektor properti menguat 9,52 persen ke level 46.

Sebaliknya, tekanan jual terlihat pada sejumlah saham yang masuk jajaran top losers. PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) dari sektor keuangan turun 12,20 persen ke level 108. PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) yang bergerak di sektor energi melemah 11,50 persen ke level 1.385. PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) dari sektor consumer cyclicals turun 9,77 persen ke level 120. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) di sektor keuangan terkoreksi 8,81 persen ke level 290, serta PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) dari sektor basic materials turun 8,59 persen ke level 362.

Tekanan terhadap IHSG pada awal perdagangan ini mencerminkan sentimen global yang masih cenderung negatif serta aksi profit taking setelah penguatan sebelumnya. Pelemahan merata di berbagai sektor menunjukkan investor masih berhati-hati, terutama di tengah ketidakpastian eksternal seperti pergerakan harga komoditas dan nilai tukar.

Di sisi lain, pergerakan saham lapis dua dan tiga yang mendominasi daftar top gainers mengindikasikan masih adanya minat spekulatif di pasar, meskipun belum cukup kuat untuk menopang indeks secara keseluruhan.

Mengacu pada analisis MNC Sekuritas, IHSG sebelumnya sempat menguat signifikan namun masih tertahan oleh resistance MA20. Secara teknikal, posisi indeks saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A, sehingga masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan ke area 6.745 hingga 6.849. Namun dalam skenario terbaik, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 7.323 hingga 7.450, dengan level support di 7.020 dan 6.917 serta resistance di 7.302 dan 7.440.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".