Logo
>

IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 8.154

Aktivitas perdagangan pada pembukaan sesi I di seluruh pasar mencatat volume transaksi sebesar 3,24 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp240,66 triliun.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 8.154
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,10 persen atau 7,89 poin ke level 8.154 pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026.

    Mengutip perdagangan Stockbit, aktivitas perdagangan pada pembukaan sesi I di seluruh pasar mencatat volume transaksi sebesar 3,24 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp240,66 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 38.200 kali.

    Adapun sektor properti dan kesehatan menjadi penopang utama penguatan, sementara sektor consumer cyclical dan industrial masih berada dalam tekanan.

    Sektor properti tercatat menguat 0,29 persen, disusul sektor kesehatan yang naik 0,25 persen. Penguatan juga terlihat pada sektor infrastruktur yang naik 0,25 persen, basic industry 0,24 persen, serta sektor keuangan yang menguat 0,17 persen. Sementara itu, sektor non-cyclical turut bergerak positif dengan kenaikan 0,16 persen.

    Di sisi lain, tekanan masih membayangi sektor consumer cyclical yang turun 0,37 persen, disusul sektor industrial yang terkoreksi 0,02 persen dan sektor teknologi yang melemah tipis 0,01 persen. Sektor energi bergerak relatif stagnan dengan kenaikan terbatas 0,01 persen.

    Dari jajaran saham, PT Nusantara Almazia Tbk. (NZIA) memimpin daftar top gainer setelah melonjak 25,55 persen atau naik 35 poin ke level 172. Kenaikan signifikan juga dicatat Bukaka PT Teknik Utama Tbk. (BUKK) yang menguat 25,00 persen atau naik 330 poin ke level 1.650.

    Selanjutnya, PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) turut menguat tajam 24,30 persen ke level 665, diikuti PT Kokoh Exa Nusantara Tbk. (KOCI) yang naik 13,64 persen ke posisi 175, serta PT Bhakti Multi Artha Tbk. (BHAT) yang menguat 10,54 persen ke level 1.625.

    Sebaliknya, tekanan jual mendominasi daftar top loser. PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah terkoreksi 14,92 persen atau turun 27 poin ke level 154. PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) menyusul dengan penurunan 14,53 persen ke posisi 100.

    Penurunan juga dialami PT Sarana Mitra Luas Tbk. (SMIL) yang melemah 13,51 persen ke level 256, PT Leyand International Tbk. (LAPD) yang turun 12,26 persen ke posisi 93, serta PT Triniti Dinamik Tbk. (TRUE) yang terkoreksi 8,73 persen ke level 230. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.