Logo
>

IHSG Diprediksi Menguat Moderat, Empat Saham ini Direkomendasikan

Pengamat Pasar Modal sekaligus founder Republik Investor, Hendra Wardana  mengatakan   IHSG masih berada dalam tren naik jangka menengah, sehingga ruang penguatan teknikal tetap terbuka.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
IHSG Diprediksi Menguat Moderat, Empat Saham ini Direkomendasikan
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak cenderung menguat moderat pada perdagangan Selasa, 13 Januari 2026.

    Pengamat Pasar Modal sekaligus founder Republik Investor, Hendra Wardana  mengatakan   IHSG masih berada dalam tren naik jangka menengah, sehingga ruang penguatan teknikal tetap terbuka.

    "Namun kemungkinan profit taking di level psikologis 9.000–9.050 dapat membatasi kenaikan," ujar dia dalam risetnya yang diterima Kabarbursa.com, hari ini.

    Secara sentimen, Hendra menilai pelaku pasar akan mencermati arus modal asing, pergerakan bursa global, serta rilis data ekonomi domestik yang dapat memengaruhi likuiditas dan volatilitas.

    Dengan kondisi tersebut, kata dia, IHSG pada 13 Januari 2026 diperkirakan bergerak sideways dengan bias bullish moderat, di mana strategi buy on weakness tetap relevan bagi investor jangka pendek.

    Di sisi lain, Hendra memilik sejumlah rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Saham-saham itu di antaranya, BKSL, HRTA, SGER, dan REAL.

    Untuk BKSL,  Hendra menyebut saham ini menunjukkan sinyal penguatan yang meyakinkan dengan closing candlestick yang powerful, menandakan dominasi buyer hingga akhir sesi.

    "Pergerakan ini didukung oleh rebound dari MA10 sebagai support jangka pendek. Volume yang meningkat dibanding hari sebelumnya mengonfirmasi kuatnya minat beli. Selain itu, MACD golden cross memberikan konfirmasi tambahan bahwa momentum bullish mulai terbentuk dan berpotensi berlanjut," jelasnya.

    Hal serupa juga dialami HRTA. Menurut Hendra, saham ini tengah menunjukkan sinyal penguatan yang sangat kuat, ditandai dengan closing candlestick yang powerful serta gap up setelah rebound dari MA5, mencerminkan respons beli agresif sejak awal perdagangan.

    "Volume yang meningkat dibanding hari sebelumnya mengonfirmasi kuatnya partisipasi pasar dalam pergerakan ini. Selain itu, MACD yang bergerak di atas garis zero line menegaskan momentum bullish masih dominan dan membuka peluang kelanjutan kenaikan," terangnya.

    Sementara itu untuk SGER, ia menuturkan saham ini menunjukkan sinyal penguatan yang solid dengan closing candlestick yang powerful, menandakan dominasi buyer hingga penutupan.

    Hendra menerangkan, pergerakan tersebut didukung oleh rebound dari MA50 sebagai area support penting. Volume juga meningkat dibanding hari sebelumnya mengonfirmasi kuatnya minat beli.

    "Selain itu, MACD yang bergerak di atas garis zero line menegaskan momentum bullish masih terjaga dan berpotensi berlanjut," ungkapnya.

    Terakhir untuk REAL, saham ini dinilai Hendra tengah menunjukkan sinyal penguatan setelah rebound dari MA5, menandakan momentum jangka sangat pendek masih terjaga positif.

    "Volume yang meningkat dibanding hari sebelumnya mengonfirmasi dorongan beli yang semakin kuat. Selain itu, MACD yang bergerak di atas garis zero line mengindikasikan momentum bullish masih dominan dan berpeluang berlanjut," pungkasnya.

    Berikut detail pilihan saham hari ini:

    1. BKSL
    Buy: 164
    Target Price 1: 171
    Target Price 2: 174
    Stop Loss: 159

    2. HRTA
    Buy: 2.770
    Target Price 1: 2.880
    Target Price 2: 2.940
    Stop Loss: 2.690

    3. SGER
    Buy: 530
    Target Price 1: 550
    Target Price 2: 565
    Stop Loss: 515

    4. REAL
    Buy: 80
    Target Price 1: 83
    Target Price 2: 85
    Stop Loss: 78

    Adapun IHSG ditutup melemah sebesar 0,58 persen atau turun 52 poin ke level 8.884 pada perdagangan Senin, 12 Januari 2026. Total transaksi pasar per kemarin tercatat mencapai 743,78 juta lot dengan nilai transaksi sekitar Rp39,99 triliun dan frekuensi 5,07 juta kali transaksi. (*) 


     

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.