KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami menguat pada perdagangan hari ini, Selasa, 20 Januari 2026.
BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, IHSG berpeluang menguat terbatas menguji resistance 9.150. Sentimen yang mempengaruhi indeks ialah karena pasar menanti RDG Bank Indonesia (BI) yang diproyeksikan menahan BI Rate di 4,75 persen dan juga pelemahan mata uang rupiah.
"Katalis tambahan dari kebijakan pemerintah di sektor tekstil, komoditas, waste to energy dan perbankan dapat dijadikan opsi katalis tematic yang mendorong pergerakan harga," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.
Adapun BRI Danareksa sendiri memiliki sejumlah rekomendasi pilihan saham hari ini, di antaranya ialah BWPT, PANI, dan MDKA.
Di sisi lain, MNC Sekuritas mencatat posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] area penguatan yang berada di 9,123-9,151.
MNC Sekuritas menyebut, support IHSG berada di rentang 9.008-8.956 dan area resistance berada di level 9.192-9.152
Terdapat sejumlah saham yang menjadi rekomendasi MNC Sekuritas pada hari ini. Saham-saham tersebut antara lain GZCO, INET, JPFA, dan SMRA. Berikut ulasan lengkapnya:
1. GZCO - Buy on Weakness
Saham GZCO ditutup menguat 6,25 persen ke level 272 pada perdagangan terakhir atau Senin, 19 Januari 2026. MNC Sekuritas menyebut, posisi GZCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (B).
Buy on Weakness: 264-268
Target Price: 280-296
Stoploss: below 262
2. INET – Spec Buy
INET pada perdagangan kemarin menguat 10,58 persen ke 575 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, MNC Sekuritas mencatat posisi INET sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B].
Spec Buy: 545-565
Target Price: 620-660
Stoploss: below 540
3. JPFA – Buy on Weakness
JPFA ditutup menguat 2,96 persen ke 2.780 pada perdagangan terakhir, namun disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC memperkirakan, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5.
Buy on Weakness: 2.670-2.720
Target Price: 2.840-3.030
Stoploss: below 2.570
4. SMRA – Buy on Weakness
SMRA mengalami koreksi 1,95 persen ke level 402 pada perdagangan terakhir dan masih didominasi oleh tekanan jual meskipun cenderung mengecil. MNC Sekuritas menyebut, posisi SSMRAMRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (iii).
Buy on Weakness: 390-402
Target Price: 416-442
Stoploss: below 380. (*)