KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan, Rabu, 29 April 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan analis, antara lain: BRIS, EMAS, INET dan TLKM.
MNC Sekuritas memprakirakan, IHSG masih akan melanjutkan koreksinya sebesar 0,48 persen ke level 7,072 dan disertai dengan tekanan jual dengan volume yang mengecil. Analis menyatakan, area koreksi minimal yang sebelumnya diajukan telah tercapai.
“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada pada bagian akhir dari wave [b] dari wave B pada label merah,” kata analis MNC Sekuritas dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 April 2026.
Analis menyebut, koreksi IHSG diperkirakan akan cenderung terbatas menguji 6,983-7,009 dan berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji 7,109-7,270.
Sementara level support IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 7,022, 6,917 dan resistance di 7,313, 7,484. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan tim analis, yakni BRIS, EMAS, INET dan TLKM.
Analis memprakirakan, BRIS mengalami koreksi sebesar 2,17 persen ke level 1,800 dan pergerakannya masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat.
Saat ini, posisi saham BRIS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dalam wave 5. Strategi yang direkomendasikan adalah buy on weakness di rentang 1,670 hingga 1,765, dengan target harga di 1,830 dan 1,925, serta stoploss apabila turun di bawah 1,615.
EMAS juga terkoreksi sebesar 2,06 persen ke level 9,500 dengan tekanan jual yang mulai terlihat. Pergerakan saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave 2 dalam wave (5).
Rekomendasi buy on weakness berada di kisaran 8,675 hingga 9,475, dengan target harga di 10,325 dan 10,775, serta batas stoploss di bawah 8,375.
INET mencatat penguatan tipis sebesar 0,65 persen ke level 312, namun pergerakannya masih berada di bawah dominasi tekanan jual.
Dalam skenario terbaik, posisi INET saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [ii] dalam wave C pada label hitam. Level buy on weakness berada di rentang 290 hingga 304, dengan target harga 346 dan 402, serta stoploss di bawah 278.
TLKM mengalami koreksi terbatas sebesar 0,35 persen ke level 2,820, dengan indikasi munculnya volume pembelian. Posisi TLKM saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dalam wave C.
Rekomendasi buy on weakness berada di kisaran 2,640 hingga 2,750, dengan target harga 2,960 dan 3,160, serta stoploss di bawah 2,610.(*)