KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG sementara melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis, 15 Januari 2026. Hingga sesi berjalan, IHSG tercatat naik 43,74 poin atau 0,48 persen ke level 9.076,32. Sepanjang perdagangan, indeks sempat bergerak di kisaran terendah 9.070,46 dan menyentuh level tertinggi 9.078,98.
Aktivitas transaksi pasar terpantau ramai. Total volume perdagangan mencapai 10,55 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp670,38 miliar dari 82.280 transaksi. Dari sisi aliran dana, investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih.
Net foreign buy di seluruh pasar mencapai Rp1,16 triliun, dengan net buy di pasar reguler sebesar Rp1,10 triliun. Porsi transaksi investor domestik tercatat sebesar 70,77 persen, sementara investor asing menyumbang 29,23 persen.
Pergerakan IHSG didorong oleh penguatan mayoritas sektor. Sektor basic industry menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,87 persen, disusul sektor kesehatan yang menguat 1,31 persen dan sektor energi naik 0,77 persen. Sektor industri mencatatkan kenaikan 0,56 persen, sektor properti naik 0,43 persen, dan sektor teknologi menguat 0,38 persen. Adapun sektor keuangan bergerak relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,04 persen.
Di level saham, sejumlah emiten mencatatkan lonjakan signifikan. Saham PT Folago Global Nusantara Tbk dari sektor perdagangan melonjak 25,00 persen ke level 725. Saham PT Soho Global Health Tbk dari sektor kesehatan naik 24,61 persen ke harga 4.000. Saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk dari sektor properti menguat 24,50 persen ke level 2.160. Selanjutnya, saham PT Agro Yasa Lestari Tbk dari sektor perkebunan naik 17,05 persen ke 302, serta PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk dari sektor logam yang menguat 12,82 persen ke 220.
Sebaliknya, tekanan jual terlihat pada beberapa saham. Saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk dari sektor teknologi melemah 12,05 persen ke 146. Saham PT Pinago Utama Tbk dari sektor perkebunan turun 11,76 persen ke 3.300.
Saham PT Acset Indonusa Tbk di sektor konstruksi terkoreksi 8,56 persen ke level 171, disusul PT Ever Shine Tex Tbk dari sektor tekstil yang turun 8,51 persen ke 129, serta PT Imago Mulia Persada Tbk dari sektor properti yang melemah 7,30 persen ke 635.
MNCS dalam riset Daily Scope Wave menilai IHSG saat ini masih berada di fase awal wave iii dari wave (v) dari wave [iii]. Dengan struktur pergerakan tersebut, indeks dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan untuk menguji area 9.077 hingga 9.100, setelah target minimal di 9.032 tercapai. Adapun level support IHSG berada di kisaran 8.908 dan 8.852, sementara level resistance berada di 9.077 dan 9.012.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.