Logo
>

IHSG Melonjak 1,58 Persen ke 5.978, Saham di Sektor Energi Bersinar

Penguatan indeks berlangsung di tengah dominasi aksi beli meski investor asing masih mencatatkan net sell.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Melonjak 1,58 Persen ke 5.978, Saham di Sektor Energi Bersinar
Ilustrasi papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com/Desty

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. IHSG dibuka menguat ke level 5.960,42 dan bergerak naik hingga mencapai posisi 5.978,90 atau meningkat 92,87 poin setara 1,58 persen.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.979,25 dan berada pada titik terendah 5.952,85. Penguatan indeks terjadi seiring dominasi tekanan beli di pasar saham domestik.

Aktivitas perdagangan saham mencatatkan volume transaksi sebesar 16,30 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp1,35 triliun dari 125,78 ribu frekuensi perdagangan. Pada pasar reguler, volume transaksi tercatat 16,13 juta lot dengan nilai perdagangan Rp1,35 triliun.

Meski IHSG bergerak positif, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih. Berdasarkan aktivitas pasar, nilai pembelian asing tercatat Rp9,26 triliun, sementara nilai penjualan asing mencapai Rp9,52 triliun. Dengan demikian, net foreign sell berada di posisi Rp252,65 miliar.

Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor utama bergerak menguat. Sektor basic materials menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,77 persen, diikuti industrial yang naik 2,44 persen dan energy menguat 2,05 persen.

Sektor cyclical naik 1,44 persen, transportasi 1,18 persen, non-cyclical 1,19 persen, infrastruktur 1,13 persen, properti 0,90 persen, finansial 0,89 persen, teknologi 0,69 persen, serta kesehatan 0,53 persen.

Salah satu saham yang mencuri perhatian adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT), perusahaan sektor bahan dasar dan energi yang bergerak di bidang petrokimia, kehutanan, serta energi terbarukan. Saham BRPT tercatat berada di level Rp1.720 atau naik 70 poin setara 4,24 persen.

Kenaikan BRPT ikut mencerminkan penguatan saham berbasis komoditas dan industri yang mendapat sentimen positif dari pergerakan sektor energi dan bahan baku.

Pada daftar saham dengan kenaikan tertinggi, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) menjadi salah satu saham dengan penguatan signifikan. Emiten sektor media tersebut naik 29 poin atau 23,02 persen ke level Rp155.

Selain itu, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang bergerak di sektor periklanan dan komunikasi pemasaran naik 17,59 persen ke level Rp3.610. PT Citatah Tbk (CTTH), perusahaan sektor bahan bangunan khususnya batu alam, menguat 13,57 persen menjadi Rp159.

PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang bergerak di sektor industri kemasan mencatat kenaikan 12,73 persen ke level Rp186. Sementara PT Inter-Delta Tbk (INTD) yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi produk fotografi serta peralatan terkait naik 12,50 persen ke level Rp252.

Di sisi lain, sejumlah saham mengalami tekanan. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), perusahaan pertambangan emas, menjadi saham dengan penurunan terbesar dengan melemah 14,91 persen ke level Rp468.

Tekanan juga terjadi pada PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) yang bergerak di sektor pembiayaan. Saham BPFI turun 9,35 persen ke level Rp252. PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC), perusahaan manufaktur produk nonwoven, terkoreksi 9,09 persen ke level Rp90.

PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) yang bergerak di sektor industri perlengkapan sanitasi dan produk rumah tangga turun 7,63 persen menjadi Rp218. Sementara PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang bergerak di sektor perdagangan dan distribusi minyak nabati melemah 7,27 persen ke level Rp204.

Penguatan IHSG juga tercermin dari pergerakan beberapa sektor yang menjadi perhatian investor, terutama energi, industri, dan bahan dasar. Namun, aksi jual bersih investor asing menunjukkan pelaku pasar masih mencermati kondisi eksternal dan sentimen global sebelum meningkatkan eksposur secara agresif.

MNC Sekuritas dalam riset Morning Daily Scope Wave pada 11 Juni 2026 menyebut IHSG melanjutkan penguatan 2,71 persen ke level 5.902 dan didominasi oleh volume pembelian.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini berada dalam bagian dari gelombang 3, sehingga indeks masih memiliki peluang untuk menguji area 6.065 hingga 6.256 sekaligus mendekati level MA20. Area support IHSG berada di 5.594 dan 5.344, sedangkan resistance berada di 5.941 dan 6.065. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".