Logo
>

IHSG Menguat, Aliran Dana Asing Masuk dan Sektor Siklikal Jadi Penopang Pasar

Sejak pembukaan, indeks langsung bergerak di zona hijau dengan level pembukaan di 9.007,05

Ditulis oleh Pramirvan Datu
IHSG Menguat, Aliran Dana Asing Masuk dan Sektor Siklikal Jadi Penopang Pasar
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu pagi, 14 Januari 2026. Hingga pukul 09.23 WIB, IHSG tercatat berada di level 8.988,83 atau naik 40,53 poin setara 0,45 persen.

    Sejak pembukaan, indeks langsung bergerak di zona hijau dengan level pembukaan di 9.007,05, sempat menyentuh level tertinggi 9.021,15, dan terendah di 8.979,60.

    Penguatan IHSG pagi ini terjadi seiring dengan meningkatnya minat beli investor, tercermin dari aktivitas transaksi yang cukup solid. Total volume perdagangan di seluruh pasar mencapai sekitar 103,95 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp5,88 triliun dari lebih dari 626 ribu transaksi. Pada pasar reguler saja, volume tercatat 102,99 juta lot dengan nilai transaksi Rp5,86 triliun.

    Dari sisi pelaku pasar, investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih. Nilai beli asing tercatat sebesar Rp10,43 triliun, sementara jual asing Rp8,44 triliun, sehingga menghasilkan net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp1,99 triliun. Pada pasar reguler, net foreign buy mencapai Rp1,45 triliun, sedangkan pada transaksi tunai dan negosiasi tercatat sekitar Rp539,49 miliar. Meski demikian, secara proporsi, transaksi domestik masih mendominasi dengan porsi 71,87 persen, sementara investor asing menyumbang 28,13 persen dari total nilai transaksi.

    Secara sektoral, pergerakan pasar menunjukkan penguatan yang cukup merata. Sektor siklikal atau consumer cyclicals mencatatkan kenaikan tertinggi dengan penguatan 1,87 persen, diikuti sektor bahan baku atau basic industry yang naik 1,84 persen. Sektor infrastruktur juga menguat 1,13 persen, sektor energi naik 1,11 persen, dan sektor teknologi menguat 0,54 persen. Sektor kesehatan turut bergerak positif dengan kenaikan 0,46 persen, sementara sektor non-siklikal naik tipis 0,26 persen. Di sisi lain, beberapa sektor masih mengalami tekanan, seperti sektor properti yang terkoreksi 0,92 persen, sektor keuangan turun 0,49 persen, sektor industri melemah 0,12 persen, dan sektor transportasi turun tipis 0,06 persen.

    Pergerakan saham-saham individual juga menunjukkan dinamika yang cukup aktif. Di jajaran top gainers, saham Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dari sektor perdagangan dan distribusi melonjak 25 persen ke level 5.025. Saham Soho Global Health Tbk (SOHO) dari sektor kesehatan menguat 24,90 persen ke 3.210, disusul Indospring Tbk (INDS) dari sektor otomotif dan komponen yang naik 23,87 persen ke 550. Saham Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) dari sektor perdagangan juga mencatatkan kenaikan 23,23 persen ke 244, sementara Acset Indonusa Tbk (ACST) dari sektor konstruksi dan infrastruktur naik 15,92 persen ke 182.

    Sebaliknya, pada daftar top losers, saham Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) dari sektor keuangan terkoreksi 14,97 persen ke 284. Saham Charnic Capital Tbk (NICK) dari sektor investasi melemah 13,86 persen ke 1.305, diikuti Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) dari sektor transportasi yang turun 13,14 persen ke 152. Asia Pramulia Tbk (ASPR) dari sektor industri dasar turun 12,41 persen ke 120, dan Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) dari sektor energi tertekan 11,43 persen ke 155.

    Dari sisi teknikal, analis MNC Sekuritas dalam riset MNCS Daily Scope Wave menyampaikan bahwa IHSG masih berada dalam fase penguatan. IHSG dinilai sedang berada di awal wave iii dari wave (v) dari wave [iii], yang mengindikasikan peluang lanjutan kenaikan masih terbuka. Selama indeks mampu bertahan di atas area support terdekat, potensi penguatan diperkirakan masih cukup besar.

    MNCS memperkirakan IHSG berpeluang menguji area resistance di rentang 9.032 hingga 9.100 dalam waktu dekat. Adapun level support terdekat berada di 8.839 dan 8.806, sementara resistance jangka pendek berada di 8.996 dan 9.034. Dengan struktur pergerakan seperti ini, volatilitas jangka pendek masih perlu dicermati, namun tren utama pasar dinilai masih positif.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Pramirvan Datu

    Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.