Logo
>

IHSG Tertekan ke 8.280, Berikut Saham Pilihan Analis

IHSG diproyeksi terkoreksi dengan support 8.170, analis rekomendasikan beberapa saham ini untuk strategi buy on weakness.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
IHSG Tertekan ke 8.280, Berikut Saham Pilihan Analis
Ilustrasi papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: KabarBursa.com/Desty.

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan, Rabu, 25 Februari 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan Analis antara lain: ERAA, MBMA, RAJA dan RATU.

MNC Sekuritas memprakirakan, IHSG terkoreksi 1,37 persen ke level 8.280 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Analis menyatakan, area koreksi minimal yang sebelumnya diajukan telah tercapai. 

“Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8,170, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,440-8,503. Waspadai akan adanya koreksi lanjutan ke rentang 8,149-8,217,” kata analis MNC Sekuritas, Rabu, 25 Februari 2026.

Sementara level support IHSG pada perdagangan hari ini berada di level 8,170, 8,025 resistance di 8,408, 8,596. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan tim analis, yakni ERAA, MBMA, RAJA dan RATU.

Sejumlah saham menjadi perhatian pelaku pasar setelah menunjukkan pergerakan harga yang diikuti perubahan aktivitas transaksi. Saham ERAA tercatat menguat ke level 428 dengan dukungan peningkatan volume pembelian.

Secara teknikal, pergerakan saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 1, dengan area spec buy di kisaran 416–422, target harga pada 452 dan 464, serta stoploss di bawah 412.

Sementara itu, saham MBMA naik 0,57 persen ke posisi 880 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Posisi teknikalnya diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (A), dengan rekomendasi buy on weakness di rentang 815–865, target harga 970 dan 1,015, serta stoploss di bawah 765.

Di sisi lain, saham RAJA mengalami koreksi 4,89 persen ke level 4,670 yang disertai tekanan jual. Secara teknikal, pergerakan ini diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave [iv] dari wave 1, dengan area buy on weakness pada 4,130–4,540, target harga 5,250 dan 5,825, serta stoploss di bawah 3,990.

Adapun saham RATU turun 6,05 persen ke posisi 7,375 dengan munculnya tekanan jual di pasar. Secara teknikal, saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B), dengan rekomendasi buy on weakness di kisaran 6,625–6,975, target harga 8,500 dan 9,500, serta stoploss di bawah 5,750.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Citra Dara Vresti Trisna

Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.